Dibunuh di Kamp Konsentrasi Nazi, Pastor Belanda Akan Dinyatakan Sebagai Santo

Kamis, 25 November 2021 - 23:30 WIB
loading...
Dibunuh di Kamp Konsentrasi...
Titus Brandsma. Foto/Vatican News
A A A
VATICAN CITY - Paus Fransiskus akan mengkanonisasi Titus Brandsma, seorang pastor, akademisi, dan jurnalis Belanda yang dibunuh di kamp konsentrasi Dachau pada tahun 1942 karena berkhotbah menentang Nazi . Demikian pernyataan yang dikeluarkan Vatikan pada Kamis (25/11/2021).

Brandsma, yang merupakan anggota ordo religius Karmelit dan menjabat sebagai presiden universitas Katolik di Nijmegen, mulai berbicara menentang ideologi Nazi bahkan sebelum Perang Dunia Kedua dan invasi Jerman ke Belanda pada 1940.

Selama pendudukan Nazi, dia berbicara menentang undang-undang anti-Yahudi. Sebagai penasihat surat kabar Katolik Belanda, ia mendesak editor mereka untuk tidak mencetak propaganda Nazi.

Dia kemudian ditangkap pada tahun 1942 dan ditahan di penjara Belanda sebelum dibawa ke Dachau, dekat Munich, di mana dia menjadi sasaran eksperimen biologis dan dibunuh dengan suntikan mematikan pada tahun yang sama pada usia 61 tahun.

Baca juga: Paus Fransiskus Tegaskan Dukungan untuk Solusi Dua Negara di Konflik Israel-Palestina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved