Gara-gara FBI, AS Akan Bayar Keluarga Korban Penembakan Parkland Rp1,8 Triliun

Rabu, 24 November 2021 - 02:10 WIB
loading...
Gara-gara FBI, AS Akan...
Pesan seruan mengakhiri kekerasan senjata dipajang di lokasi penembakan massal di Parkland, AS, tahun 2018. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Departemen Kehakiman akan membayar USD130 juta (Rp1,8 triliun) kepada keluarga korban penembakan massal di Parkland 2018. Musababnya adalah karena Biro Investigasi Federal (FBI) gagal melakukan pencegahan dini.

FBI gagal menyelidiki dua petunjuk awal tentang pria bersenjata yang pada akhirnya menembak mati 17 orang di sekolah menengah di Parkland.

Baca juga: PM Bennett: Iran Sudah Kepung Israel dengan Rudal-rudalnya

Keputusan departemen tersebut dilaporkan New York Times pada Senin (22/11/2021).

Berbekal senapan semi-otomatis AR-15, mantan pelajar berusia 19 tahun; Nikolas Cruz, mengamuk di sekolah Marjorie Douglas Stoneman pada Hari Valentine 2018.

Enam minggu sebelumnya, seorang wanita telah menelepon nomor telepon FBI setelah melihat postingan media sosial Cruz tentang penimbunan senjata dan amunisi.

"Saya tahu dia akan meledak," katanya, mengutip kekhawatiran bahwa pemuda itu akan menyelinap ke sekolah dan mulai menembaki tempat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved