Khawatir Rusia Invasi Ukraina, AS Pertimbangkan Kirim Paket Bantuan Mematikan

Selasa, 23 November 2021 - 16:28 WIB
loading...
Khawatir Rusia Invasi...
Rudal anti-tank Javelin. Foto/YouTube
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan untuk mengirim penasihat militer dan peralatan baru termasuk persenjataan ke Ukraina . Itu dilakukan karena kekhawatiran Washington atas potensi invasi Rusia ke Ukraina meningkat.

Diskusi tentang usulan paket bantuan mematikan itu muncul setelah Ukraina memberikan peringatan bahwa invasi bisa segera terjadi setelah Januari.

"Paket tersebut dapat mencakup rudal anti-tank dan anti-armor baru Javelin baru serta mortir," ujar beberapa sumber kepada CNN, Selasa (23/11/2021).

Sistem pertahanan udara, seperti rudal Stinger, juga sedang dipertimbangkan dan Departemen Pertahanan AS telah mendesak agar beberapa yang akan dikirim ke Afghanistan, seperti helikopter Mi-17, untuk dikirim ke Ukraina. Helikopter Mi-17 adalah helikopter Rusia yang awalnya dibeli AS untuk diberikan kepada Afghanistan. Pentagon sekarang mempertimbangkan apa yang harus dilakukan dengan mereka setelah penarikan AS dari Afghanistan pada Agustus.

Sedangkan untuk penasihat militer masih belum jelas apakah akan benar-benar dikirim ke Ukraina.

Baca juga: Ukraina dan Uni Eropa Sedang Menghadapi Tantangan Serius dari Timur

Menurut pensiunan tentara AS, Letnan Kolonel Cedric Leighton mengatakan kepada CNN bahwa rudal antitank Javelin cukup efektif melawan tank T-80 yang sebenarnya digunakan Rusia dalam upaya melawan Ukraina saat ini. Tetapi dia mencatat bahwa bantuan tambahan apa pun ke Ukraina tidak diragukan lagi berisiko meningkatkan ketegangan lebih lanjut dengan Moskow.

Sedangkan Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki saat ditanya tentang aktivitas militer Rusia mengatakan: "Pemerintah AS prihatin dan memiliki interaksi yang luas dengan sekutu dan mitra Eropa kami beberapa pekan terakhir, termasuk dengan Ukraina."

"AS juga telah mengadakan diskusi dengan pejabat Rusia tentang Ukraina dan hubungan AS-Rusia secara umum," imbuhnya.

Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley AS, juga berbicara melalui telepon dengan Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Letnan Jenderal Valery Zaluzhny.

Baca juga: AS Kirim Kapal Patroli ke Laut Hitam untuk Perkuat AL Ukraina

Meski telah menyebut Rusia menumpuk pasukannya di perbatasan Ukraina, hingga kini para pejabat AS mengatakan rencana akhir Rusia masih belum jelas.

"Tidak ada senjata api atau indikator yang menentukan niat Putin," kata seorang pejabat pertahanan.

Ada kemungkinan bahwa manuver-manuver tersebut merupakan upaya untuk menabur kebingungan atau memaksa Barat untuk membuat konsesi, dan bukan pendahuluan untuk sebuah invasi.

Sebelumnya media AS lainnya menyebut Rusia akan meluncurkan invasi ke Ukraina saat musim dingin yang sudah semakin dekat, mengutip sumber intelijen Washington.

"Kemungkinan serangan potensial Rusia di Ukraina meningkat seiring dengan semakin dinginnya cuaca," tulis CBS News mengutip sumber intelijen AS yang tidak disebutkan namanya.

Baca juga: Rusia Dituduh Bakal Invasi Ukraina saat Musim Dingin
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved