Dua dari 17 Misionaris yang Diculik di Haiti Dibebaskan
Selasa, 23 November 2021 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin geng 400 Mawozo mengancam akan membunuh para sandera jika tuntutannya tidak dipenuhi. Pihak berwenang mengatakan geng itu menuntut USD1 juta per orang, meskipun tidak segera jelas apakah termasuk anak-anak dalam kelompok itu.
Baca: Culik Misionaris AS, Geng Haiti Minta Tebusan Rp239 Miliar
Juru bicara Kepolisian Nasional Haiti, Gary Desrosiers, mengkonfirmasi kepada The Associated Press bahwa dua sandera dibebaskan pada hari Minggu. FBI, yang membantu pihak berwenang Haiti memulihkan para tawanan, menolak berkomentar.
Pembebasan itu dilakukan saat Haiti berjuang dengan lonjakan kekerasan dan penculikan terkait geng, dengan pemerintah AS baru-baru ini mendesak warga AS untuk meninggalkan Haiti di tengah ketidakamanan yang semakin dalam dan kurangnya bahan bakar yang disalahkan pada geng yang memblokir terminal distribusi gas.
Kekurangan bahan bakar telah memaksa rumah sakit untuk menolak pasien dan melumpuhkan transportasi umum, dengan beberapa sekolah tutup dan bisnis memperpendek jam kerja mereka. Haiti juga sedang berusaha untuk pulih dari pembunuhan 7 Juli terhadap Presiden Jovenel Moise dan gempa bumi berkekuatan 7,2 yang melanda pada pertengahan Agustus, menewaskan lebih dari 2.200 orang dan menghancurkan puluhan ribu rumah.
Baca: Culik Misionaris AS, Geng Haiti Minta Tebusan Rp239 Miliar
Juru bicara Kepolisian Nasional Haiti, Gary Desrosiers, mengkonfirmasi kepada The Associated Press bahwa dua sandera dibebaskan pada hari Minggu. FBI, yang membantu pihak berwenang Haiti memulihkan para tawanan, menolak berkomentar.
Pembebasan itu dilakukan saat Haiti berjuang dengan lonjakan kekerasan dan penculikan terkait geng, dengan pemerintah AS baru-baru ini mendesak warga AS untuk meninggalkan Haiti di tengah ketidakamanan yang semakin dalam dan kurangnya bahan bakar yang disalahkan pada geng yang memblokir terminal distribusi gas.
Kekurangan bahan bakar telah memaksa rumah sakit untuk menolak pasien dan melumpuhkan transportasi umum, dengan beberapa sekolah tutup dan bisnis memperpendek jam kerja mereka. Haiti juga sedang berusaha untuk pulih dari pembunuhan 7 Juli terhadap Presiden Jovenel Moise dan gempa bumi berkekuatan 7,2 yang melanda pada pertengahan Agustus, menewaskan lebih dari 2.200 orang dan menghancurkan puluhan ribu rumah.
(esn)
Lihat Juga :