Mobil Ngebut Tabrak Pawai Natal AS, 5 Tewas dan 40 Luka

Senin, 22 November 2021 - 14:24 WIB
loading...
Mobil Ngebut Tabrak...
SUV merah dengan kecepatan tinggi terekam kamera saat masuk area pawai Natal di Wisconsin, AS, Senin (22/11/2021) WIB. Foto/Facebook The City of Waukesha
A A A
WAUKESHA - Sebuah mobil menabrak pawai Natal di Waukesha, Wisconsin, Amerika Serikat (AS), Minggu waktu setempat. Menurut polisi jumlah korban tewas bertambah menjadi lima orang dan korban luka juga bertambah menjadi sekitar 40 orang.

Insiden serangan SUV warna merah itu terjadi sekitar pukul 16.39 sore waktu setempat atau Senin (22/11/2021) WIB di kota Waukesha, sekitar 32 kilometer (20 mil) barat Milwaukee.

Baca juga: Mengerikan, Mobil Ngebut Tabrak Pawai Natal di AS

Kepala Polisi Waukesha Dan Thompson mengatakan seseorang yang berkepentingan telah ditahan dan mobil yang digunakan untuk serangan itu telah ditemukan.

“Sebuah SUV merah melaju ke parade Natal kami yang kami adakan di pusat kota. Lebih dari 20 orang terluka akibat insiden ini," kata Thompson kepada wartawan dalam keterangan awal atau sebelum ada perkembangan tentang jumlah korban terbaru.

“Beberapa individu adalah anak-anak dan ada beberapa korban jiwa akibat insiden ini.”

Ditanya tentang kematian, Thompson berkata: "Saya tidak memiliki jumlah pasti saat ini."

Tidak diketahui apakah insiden itu terkait dengan terorisme, tetapi perintah perlindungan di tempat sebelumnya di kota berpenduduk sekitar 72.000 orang itu telah dicabut.

Sebuah video yang di-posting online menunjukkan sebuah SUV merah melaju kencang memasuki area pawai Natal. Mobil itu menabrak puluhan orang sebelum banyak orang berlari dari trotoar untuk menawarkan bantuan.

Dalam video kedua, polisi tampak melepaskan tembakan ke arah kendaraan yang menabrak pembatas jalan itu.

Corey Montiho, anggota dewan distrik sekolah Waukesha, mengatakan kepada Milwaukee Journal Sentinel bahwa tim dansa putrinya ditabrak SUV.

“Saya harus pergi dari satu tubuh yang kusut ke yang lain untuk menemukan putri saya,” katanya. “Istri dan dua anak perempuan saya hampir ditabrak. Mohon doanya untuk semuanya. Mohon doanya," katanya.

Chris Germain, salah satu pemilik studio Aspire Dance Center, mengatakan kepada kantor berita The Associated Press (AP) bahwa ia memiliki sekitar 70 gadis dalam pawai Natal mulai dari usia 2 tahun yang ditarik ke dalam gerobak hingga usia 18 tahun.

Germain, yang putrinya sendiri yang berusia 3 tahun berada di pawai, mengatakan bahwa dia sedang mengemudi di depan pintu masuk area pawai ketika dia melihat sebuah SUV merah marun yang menyalipnya dengan kencang.

Baca juga: Mobil Ngebut Tabrak 23 Orang saat Pawai Natal AS, Aksi Teroris?

"Seorang petugas polisi datang dengan berjalan kaki mengejar," katanya.

Germain mengatakan dia melompat keluar dari SUV-nya sendiri dan mengumpulkan gadis-gadis yang bersamanya.

“Ada anak-anak kecil tergeletak di jalan, ada petugas polisi dan EMT melakukan CPR pada beberapa anggota pawai,” katanya.

Thompson mengatakan beberapa korban yang terluka dibawa ke rumah sakit dengan ambulans, yang lain dibawa oleh polisi dan masih banyak lagi dibawa oleh keluarga dan teman korban.

“Saat kami berjalan kembali di antara gedung-gedung...kami melihat sebuah SUV melintas, cukup menginjakkan pedal ke logam dan meluncur dengan kecepatan penuh di sepanjang rute pawai. Dan kemudian kami mendengar ledakan keras, dan tangisan dan jeritan memekakkan telinga dari orang-orang yang tertabrak kendaraan,” kata Angelito Tenorio, seorang anggota dewan di dekat West Allis, kepada Milwaukee Journal Sentinel.

Gubernur Wisconsin Tony Evers mengatakan dia dan istrinya, Kathy, berdoa untuk Waukesha dan semua anak, keluarga, dan anggota masyarakat yang terkena dampak insiden mengerikan tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Kesepakatan Damai AS-Iran...
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Rekomendasi
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved