Amerika Serikat Pesan 10 Juta Pil Pengobatan Anti-Covid dari Pfizer

Sabtu, 20 November 2021 - 15:01 WIB
loading...
Amerika Serikat Pesan...
Obat Covid-19 produksi Pfizer. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengumumkan pihaknya akan membeli 10 juta pil pengobatan Covid-19 Pfizer , Kamis (18/11/2021). Kesepakatan ini bernilai USD5,3 miliar dan disebut-sebut sebagai "langkah penting" untuk memerangi pandemi.

"Hari ini, saya mengumumkan bahwa kami telah membeli 10 juta kursus pengobatan pil Pfizer antivirus Covid-19, dengan pengiriman dimulai pada akhir tahun ini dan sepanjang 2022," kata Biden, seperti dilaporkan AFP. Ia menambahkan, perawatan akan dilakukan, mudah diakses, dan gratis.

Baca: Rayu Anak-anak Agar Mau Divaksin, Kota-kota di AS Tawarkan Uang Rp1,4 Juta

Pekan ini, Pfizer mengajukan permohonan otorisasi penggunaan darurat AS untuk pil antivirus Paxlovid-nya. Pil ini diklaim terbukti sangat efektif dalam mencegah rawat inap dan kematian di antara pasien berisiko tinggi.

Sementara kesepakatan bergantung pada persetujuan pengobatan oleh Food and Drug Administration, Biden mengatakan, dia telah mengambil "langkah-langkah segera untuk mengamankan pasokan yang cukup bagi rakyat Amerika."

“Vaksin yang tersedia secara luas tetap menjadi "alat terkuat" Amerika dalam perang melawan Covid-19. Pengobatan antivirus dapat terbukti menjadi alat penting lain dalam gudang senjata kita yang akan mempercepat jalan kita keluar dari pandemi," papar Biden.

Di antara pasien berisiko tinggi yang baru terinfeksi yang dirawat dalam waktu tiga hari sejak timbulnya gejala, pil Pfizer telah terbukti mengurangi rawat inap atau kematian hingga hampir 90 persen. Pfizer secara terpisah mengumumkan kesepakatan USD5,3 miliar, tergantung pada persetujuan dari regulator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved