Detik-detik Pilot Terlempar 30 Meter sebelum Jet Siluman F-35 Jatuh ke Laut

Sabtu, 20 November 2021 - 01:03 WIB
loading...
Detik-detik Pilot Terlempar...
Jet tempur siluman F-35 Inggris. Pesawat seharga Rp1,9 triliun jatuh di Laut Mediterania. Foto/gov.uk
A A A
LONDON - Pilot tempur Inggris terlempar sekitar 100 kaki (30 meter) dari kokpit jet tempur siluman F-35 sebelum pesawat itu jatuh ke Laut Mediterania. Itu terjadi hanya sepersekian detik setelah pesawat lepas landas dari kapal induk HMS Queen Elizabeth pada Rabu lalu.

Para pelaut menyaksikan dengan ngeri saat pilot itu mencoba membatalkan lepas landasnya dari HMS Queen Elizabeth.

Tapi dia tidak bisa menghentikan jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) sebelum dia kehabisan landasan.

Baca juga: Takut Keduluan Rusia, Inggris Bergegas Ambil Jet Tempur Siluman F-35 yang Jatuh di Laut

Dia memicu ejector-nya beberapa saat sebelum pesawat seharga Rp1,9 triliun ini jatuh ke laut.

Roket di kursi meledakkannya lebih dari 100 kaki ke atas di mana kanopi parasutnya terbuka.

Jet itu menabrak gelombang tepat di depan kapal induk, yang sedang melaju ke depan pada saat itu.

"Itu sangat nyaris celaka," kata seorang sumber militer Inggris kepada Daily Star, Jumat (19/11/2021).

“Pilot tidak perlu berpikir lama. Dia mencoba untuk membatalkan take-off tetapi dia tidak bisa berhenti tepat waktu," katanya lagi.

"Dia keluar dari landasan dan pesawatnya jatuh sehingga dia membuat keputusan yang tepat untuk keluar dan menyelamatkan nyawanya."

Dia mengapung kembali ke kapal induk dan datang dalam beberapa inci dari dek penerbangan yang seukuran tiga kali lapangan sepak bola.

Namun angin kencang melemparkannya ke samping di mana tali parasutnya tersangkut di tepi landasan pacu sepanjang 280 meter.

Penerbang Angkatan Laut yang berpikir cepat, yang belum disebutkan namanya, dibiarkan menggantung di tepi kapal sekitar 60 kaki di atas air.

Dia menarik pin di tali kekangnya dan terjun ke air laut.

"Dia membuat keputusan yang tepat," imbuh sumber militer Inggris. "Kami berlatih untuk mendarat di air. Hal terakhir yang Anda inginkan adalah terjerat tali parasut Anda, terseret di sepanjang tepi kapal perang berbobot 65.000 ton."

Kapten Ian Feasey, komandan HMS Queen Elizabeth, mengerahkan helikopter pencarian dan penyelamatan untuk membawa pilot itu keluar dari laut.

Pada Rabu malam kapal perang AS berlayar melintasi Laut Mediterania dari pangkalan Angkatan Laut di Spanyol dalam perlombaan untuk memulihkan puing-puing "Top Secret" sebelum drone bawah laut Rusia dapat menemukannya.

Pesawat itu tenggelam di selatan Siprus.

Baca juga: Jet Tempur F-35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

Inggris meminta bantuan AS di tengah kekhawatiran bahwa kapal selam Rusia dengan drone bawah air dapat mencuri teknologi siluman pesawat dari reruntuhan F-35 di dasar laut.

Seorang sumber Angkatan Laut Inggris mengatakan kepada The Sun bahwa ada "kehadiran Rusia yang konstan" yang membayangi kelompok tempur kapal induk saat berlayar melintasi Laut Mediterania timur.

"F-35 adalah pesawat Amerika dengan banyak teknologi rahasia Amerika dan mereka sangat protektif agar tidak jatuh ke tangan musuh," kata seorang sumber.

Kementerian Pertahanan mengatakan penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki.

"Pemulihan cepat pesawat adalah tindakan pilihan kami," imbuh sumber. “Kami bekerja sama dengan sekutu kami dalam logistik ini.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved