Takut Keduluan Rusia, Inggris Bergegas Ambil Jet Siluman F-35 yang Jatuh di Laut

Kamis, 18 November 2021 - 14:27 WIB
loading...
Takut Keduluan Rusia,...
Jet tempur siluman F-35 Inggris. Pesawat seharga Rp1,9 triliun jatuh di Laut Mediterania. Foto/Daily Mirror
A A A
LONDON - Angkatan Laut Kerajaan Inggris bergerak cepat untuk mencari dan mengevakuasi sisa-sisa dari jet tempur siluman F-35 yang jatuh di Laut Mediterania. Mereka takut Rusia mengambilnya lebih dulu dan memperoleh rahasia teknologi pesawat tempur seharga £100 juta (Rp1,9 triliun) tersebut.

Seorang pilot Inggris secara dramatis terlontar dari kursi kokpit F-35B Lightning II pada latihan rutin di atas Laut Mediterania pada hari Rabu (17/11/2021). Pesawat itu diyakini hancur menghantam laut, tetapi puing-puingnya masih mengandung fitur yang sangat sensitif.

Pilot yang selamat dari insiden itu adalah bagian dari pasukan tempur kapal induk HMS Queen Elizabeth, yang berlatih untuk perang.

Baca juga: Jet Tempur F-35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

Teknologi pada pesawat termasuk radar rahasia dan sensor yang memungkinkan F-35B terbang dengan kecepatan supersonik tanpa terlihat.

Tidak diketahui apakah F-35B telah jatuh sebelumnya di perairan internasional tetapi pada saat yang sama kemungkinan besar China mengetahui teknologi rahasianya melalui mata-mata.

Ini adalah pesawat paling canggih Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris yang mampu mendarat secara vertikal dan merupakan pesawat F-35 pertama Inggris yang hilang.

Angkatan Bersenjata Inggris sejak Rabu malam bergegas untuk memulihkan potongan-potongan pesawat tempur yang hancur karena takut jatuh ke tangan musuh, seperti Angkatan Laut Rusia.

Puing-puing pesawat ditemukan pada Rabu petang dan dilindungi oleh tim penyelam Anglo-AS hingga puing-puing pesawat tersebut dapat dipindahkan oleh Angkatan Laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved