Inggris Nyatakan Hamas Organisasi Teroris dan Terlarang

Sabtu, 20 November 2021 - 00:11 WIB
loading...
A A A
Hamas—yang bernama lengkap Gerakan Perlawanan Islam—memiliki sayap politik dan militer. Didirikan pada tahun 1987, ia menentang keberadaan Israel dan pembicaraan damai, alih-alih menganjurkan "perlawanan bersenjata" terhadap pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Sebelumnya, Inggris hanya melarang sayap militernya—Brigade Izzuddin al-Qassam.

Pejabat politik Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan langkah Inggris menunjukkan bias mutlak terhadap pendudukan Israel dan tunduk pada pemerasan dan dikte Israel.

"Menolak pendudukan dengan segala cara yang tersedia, termasuk perlawanan bersenjata, adalah hak yang diberikan kepada orang-orang yang berada di bawah pendudukan sebagaimana dinyatakan oleh hukum internasional," kata Hamas dalam sebuah pernyataan terpisah, seperti dikutip Reuters.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyambut baik keputusan itu pemerintah Inggris, dengan mengatakan dalam sebuah posting Twitter: "Hamas adalah organisasi teroris, sederhananya 'lengan politik' memungkinkan aktivitas militernya."

Hamas dan Israel bentrok baru-baru ini dalam konflik 11 hari yang mematikan pada bulan Mei 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Jelang Pencaplokan Tepi...
Jelang Pencaplokan Tepi Barat, Israel Luncurkan Sistem Elektronik Pendaftaran Tanah Warga Palestina
Tentara Israel Gunakan...
Tentara Israel Gunakan Peti Mati sebagai Alat Penyiksaan pada Tahanan Palestina
360 Anak dan 84 Perempuan...
360 Anak dan 84 Perempuan Palestina Terpaksa Sambut Iduladha di Penjara Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Trump Blak-blakan kepada...
Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!
Rekomendasi
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Berita Terkini
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved