Debat di Twitter, Israel Menyangkal Yesus Berasal dari Palestina
Sabtu, 06 Juni 2020 - 01:43 WIB
loading...
A
A
A
Akun satire @TheTweetOfGod kembali menulis tweet sindiran: "Yesus sebenarnya tidak berkulit putih".
Akun @Israel membalas: "Hai @TheTweetOfGod, saya adalah akun Twitter resmi Negara Israel dan saya akan secara resmi menanggapi Anda agar dunia melihat dan juga orang-orang Palestina payah."
Aktivis pro-Israel Aboud Dandachi, seorang pengungsi Suriah yang tinggal di Kanada, ikut berdebat di Twitter dengan menulis; "Tidak ada pejabat Israel yang pernah mengatakan bahwa orang-orang Palestina payah. Israel telah memberikan bantuan corona ke Gaza ketika tidak ada orang lain yang bersedia. Orang-orang Palestina dirawat di rumah sakit Israel. Orang-orang Palestina harus berterima kasih kepada Allah mereka karena memiliki tetangga seperti orang Israel."
Pada bulan April 2019, politisi Partai Demokrat AS, Ilhan Omar, menyatakan bahwa Yesus adalah orang Palestina.
Seorang rabbi yang juga Direktur Global Social Action Agenda di Simon Wiesenthal Center, Abraham Cooper, mengatakan kepada Jewish Journal pada saat itu bahwa klaim Omar adalah penghinaan yang aneh terhadap Yesus yang lahir di tanah Israel dan Kristen. "Palestina adalah nama yang dibuat oleh orang Romawi setelah mereka menyalibkan ribuan orang, menghancurkan Kuil Suci di Yerusalem dan mengasingkan Bangsa Israel dari tanah air mereka," katanya.
Akun @Israel membalas: "Hai @TheTweetOfGod, saya adalah akun Twitter resmi Negara Israel dan saya akan secara resmi menanggapi Anda agar dunia melihat dan juga orang-orang Palestina payah."
Aktivis pro-Israel Aboud Dandachi, seorang pengungsi Suriah yang tinggal di Kanada, ikut berdebat di Twitter dengan menulis; "Tidak ada pejabat Israel yang pernah mengatakan bahwa orang-orang Palestina payah. Israel telah memberikan bantuan corona ke Gaza ketika tidak ada orang lain yang bersedia. Orang-orang Palestina dirawat di rumah sakit Israel. Orang-orang Palestina harus berterima kasih kepada Allah mereka karena memiliki tetangga seperti orang Israel."
Pada bulan April 2019, politisi Partai Demokrat AS, Ilhan Omar, menyatakan bahwa Yesus adalah orang Palestina.
Seorang rabbi yang juga Direktur Global Social Action Agenda di Simon Wiesenthal Center, Abraham Cooper, mengatakan kepada Jewish Journal pada saat itu bahwa klaim Omar adalah penghinaan yang aneh terhadap Yesus yang lahir di tanah Israel dan Kristen. "Palestina adalah nama yang dibuat oleh orang Romawi setelah mereka menyalibkan ribuan orang, menghancurkan Kuil Suci di Yerusalem dan mengasingkan Bangsa Israel dari tanah air mereka," katanya.
(min)
Lihat Juga :