Pakistan Kecam Larangan Salat Jumat di Negara Bagian India
Rabu, 17 November 2021 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Selama sebulan, kelompok Hindu sayap kanan di distrik Gurugram Haryana, berdekatan dengan ibu kota New Delhi, berusaha untuk melarang umat Islam melakukan salat Jumat di lokasi yang ditentukan pemerintah.
Baca: Pakistan Klaim Usir Kapal Selam India
Pada 29 Oktober, polisi setempat menangkap beberapa pekerja kelompok Hindu sayap kanan di Gurugram setelah mereka mencoba mengganggu salat. Kemudian pada 2 November, pemerintah daerah Gurugram mencabut izin salat Jumat di delapan dari 37 lokasi karena keberatan dari penduduk setempat, harian lokal The Indian Express melaporkan.
Serangan kekerasan terbaru terhadap Muslim dimulai bulan lalu dari negara bagian Tripura di timur laut India ketika gerombolan radikal Hindu merusak tempat ibadah dan toko Muslim. Menurut Asosiasi Perlindungan Hak Sipil, sebuah kelompok hak-hak sipil, setidaknya 16 masjid dirusak dan rumah serta toko milik Muslim dibakar di Tripura bulan lalu.
Kelompok itu mengatakan setidaknya ada 27 insiden massa sayap kanan yang dikonfirmasi menyerang masjid, rumah, dan individu di wilayah Muslim. “Serangan tidak masuk akal terhadap Muslim dan tempat ibadah, rumah, dan bisnis mereka terus berlanjut di Tripura, meskipun ada kekhawatiran internasional,” tambah pernyataan tersebut.
Baca: Pakistan Klaim Usir Kapal Selam India
Pada 29 Oktober, polisi setempat menangkap beberapa pekerja kelompok Hindu sayap kanan di Gurugram setelah mereka mencoba mengganggu salat. Kemudian pada 2 November, pemerintah daerah Gurugram mencabut izin salat Jumat di delapan dari 37 lokasi karena keberatan dari penduduk setempat, harian lokal The Indian Express melaporkan.
Serangan kekerasan terbaru terhadap Muslim dimulai bulan lalu dari negara bagian Tripura di timur laut India ketika gerombolan radikal Hindu merusak tempat ibadah dan toko Muslim. Menurut Asosiasi Perlindungan Hak Sipil, sebuah kelompok hak-hak sipil, setidaknya 16 masjid dirusak dan rumah serta toko milik Muslim dibakar di Tripura bulan lalu.
Kelompok itu mengatakan setidaknya ada 27 insiden massa sayap kanan yang dikonfirmasi menyerang masjid, rumah, dan individu di wilayah Muslim. “Serangan tidak masuk akal terhadap Muslim dan tempat ibadah, rumah, dan bisnis mereka terus berlanjut di Tripura, meskipun ada kekhawatiran internasional,” tambah pernyataan tersebut.
Lihat Juga :