Pertama di Dunia, Barbados Dirikan Kedutaan di Metaverse
Selasa, 16 November 2021 - 22:35 WIB
loading...
Barbados menjadi negara pertama di dunia yang setuju mendirikan kedutaan di Metaverse. Foto/Ilustrasi/Cryptoslate
A
A
A
BRIDGETOWN - Negara kepulauan Barbados memperluas jangkauan diplomatiknya hingga ke dunia maya. Pulau kecil di Karibia itu telah menandatangani perjanjian dengan platform berbasis blockchain untuk mendirikan kedutaan digital pertama untuk negara-negara berdaulat.
CoinDesk melaporkan pemerintah Barbados secara resmi menandatangani perjanjian untuk mendirikan kedutaan digital di Decentraland, lingkungan digital berbasis milik pengguna mata uang kripto Ethereum , pada Minggu lalu. Laporan itu mengutip Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Barbados. Platform teknologi juga mencatat langkah tersebut dalam sebuah tweet.
Menurut kementerian negara itu Barbados tidak berencana untuk menghentikan ekspansi digitalnya dan sedang menyelesaikan rincian untuk kesepakatan serupa dengan sejumlah platform realitas virtual lainnya, termasuk Somnium Space dan SuperWorld.
Baca juga: Hapus Jejak Kolonial, Barbados Pilih Presiden Pertama
Ketika para pejabat pertama kali menyetujui kedutaan metaverse pada bulan Agustus, pemerintah menyebut proyek itu sebagai bentuk “diplomasi teknologi," dengan mengatakan itu dapat membuka pintu untuk pertukaran budaya lebih lanjut dengan negara-negara lain.
CoinDesk melaporkan pemerintah Barbados secara resmi menandatangani perjanjian untuk mendirikan kedutaan digital di Decentraland, lingkungan digital berbasis milik pengguna mata uang kripto Ethereum , pada Minggu lalu. Laporan itu mengutip Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Barbados. Platform teknologi juga mencatat langkah tersebut dalam sebuah tweet.
Menurut kementerian negara itu Barbados tidak berencana untuk menghentikan ekspansi digitalnya dan sedang menyelesaikan rincian untuk kesepakatan serupa dengan sejumlah platform realitas virtual lainnya, termasuk Somnium Space dan SuperWorld.
Baca juga: Hapus Jejak Kolonial, Barbados Pilih Presiden Pertama
Ketika para pejabat pertama kali menyetujui kedutaan metaverse pada bulan Agustus, pemerintah menyebut proyek itu sebagai bentuk “diplomasi teknologi," dengan mengatakan itu dapat membuka pintu untuk pertukaran budaya lebih lanjut dengan negara-negara lain.
Lihat Juga :