Setelah Bikin Marah Rusia, USS Porter Pindah dari Laut Hitam ke Mediterania

Selasa, 16 November 2021 - 16:55 WIB
loading...
Setelah Bikin Marah...
Kapal perusak berpeluru kendali USS Porter menjadi ancaman bagi Rusia di Laut Hitam. Foto/usni news
A A A
MOSKOW - Kapal perusak berpeluru kendali USS Porter memulai transisinya dari Laut Hitam ke Laut Mediterania pada Selasa (16/11/2021). Kabar itu diungkapkan Armada Keenam Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).

“Kapal perusak dengan rudal kendali kelas Arleigh Burke, USS Porter (DDG 78), memulai transit menuju selatan yang dijadwalkan dari Laut Hitam ke Laut Mediterania setelah melakukan operasi dan latihan maritim bersama sekutu dan mitra @NATO, 16 November 2021,” tweet Armada Keenam AS.

Armada Keenam AS mengumumkan pada November bahwa kapal andalannya Mount Whitney sedang menuju Laut Hitam untuk melakukan operasi dengan sekutu dan mitra NATO.

Baca juga: Pembersih Kaca Burj Khalifa, Bertaruh Nyawa dengan Gaji Rp60 Juta Per Bulan

Sebelumnya, Mount Whitney bersama kapal perusak USS Porter memasuki pelabuhan Batumi, Georgia.

Baca juga: Iran Tagih Inggris: Bayar Utang Anda Rp7,6 Triliun!

Pada 11 November, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menunjukkan peningkatan aktivitas militer AS dan NATO di wilayah Laut Hitam. Selama 24 jam terakhir, empat pesawat pengintai NATO terdeteksi dan dikawal pasukan rudal anti-pesawat Rusia.

Baca juga: Istana-istana Mewah Raja Arab Saudi, Penuh Dekorasi Emas dan Mozaik Indah

Moskow marah dengan kehadiran banyak kapal perang AS dan NATO di dekat wilayah Negeri Beruang Merah itu.

Rusia menganggap latihan tak terjadwal di dekat perbatasan Rusia sebagai agresi yang mengancam stabilitas regional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved