Iran Tagih Inggris: Bayar Utang Anda Rp7,6 Triliun!

Selasa, 16 November 2021 - 08:29 WIB
loading...
Iran Tagih Inggris:...
Tumpukan uang kertas poundtserling Inggris. Iran telah menagih utang Inggris senilai lebih dari Rp7,6 triliun. Foto/REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran telah meminta Inggris untuk membayar utangnya kepada Teheran sebesar £400 atau lebih dari Rp7,6 triliun. Itu merupakan utang lama ketika Teheran dipimpin rezim Mohammad Reza Pahlavi.

Kementerian itu mengatakan London tidak dapat lagi mengajukan alasan palsu untuk menunda pembayaran utang yang berkaitan dengan pembelian tank Inggris pada tahun 1970-an.

Dalam jumpa pers pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh mengatakan kepada wartawan bahwa Teheran sekali lagi mendorong Inggris untuk melunasi utang £400 juta kepada Iran.

Baca juga: AS Marah Rusia Uji Rudal Anti-Satelit: Sembrono dan Berbahaya!

Khatibzadeh mengatakan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Ali Bagheri Kani telah berani melanggar topik saat kunjungan ke London di mana masalah bilateral dibahas. Diplomat itu telah mengingatkan London bahwa mereka tidak bisa lagi menunda pembayaran utang dengan dalih apapun.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian juga berbicara dengan timpalannya dari Inggris, Liz Truss pada Senin lalu, yang meminta pembayaran segera atas utang tersebut.

Mengutip laporan Russia Today, Selasa (16/11/2021), Inggris berutang sekitar £400 juta kepada Iran terkait dengan pembelian 1.500 tank dan kendaraan lapis baja Chieftain pada tahun 1971 oleh pemerintah Mohammad Reza Pahlavi, rezim shah pro-Barat yang memerintah negara itu hingga revolusi 1979.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved