Pesawat Pengintai AS Memata-matai Militer Rusia Saat Ketegangan Laut Hitam
Senin, 15 November 2021 - 21:41 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengindikasikan total enam pesawat pengintai NATO telah terlihat beroperasi di wilayah Laut Hitam selama 24 jam.
Baca juga: Mantan Penasehat Trump Sarankan AS di Bawah Satu Agama dan Satu Tuhan
Pesawat itu dikatakan telah terdeteksi dan dilacak sepanjang penerbangan mereka oleh sistem radar pasukan pertahanan udara Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluh pada Sabtu bahwa AS dan sekutu NATO-nya melakukan latihan tak terjadwal di perairan Laut Hitam. “Memusatkan tidak hanya kelompok kapal yang kuat … tetapi juga penerbangan, dan penerbangan strategis,” ujar Putin.
“Saya harus mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan kami juga mengusulkan mengadakan latihan sendiri yang tidak direncanakan di area yang sama. Tapi saya yakin ini tidak tepat dan tidak perlu memperparah situasi di sana," tegas Putin.
Pada Kamis, Kremlin mencirikan kegiatan NATO di Laut Hitam sebagai "tidak stabil", "berbahaya" dan "provokatif," dengan mengatakan Putin telah menyampaikan keprihatinannya tentang masalah tersebut kepada Kanselir Jerman Angela Merkel yang akan pensiun.
Baca juga: Mantan Penasehat Trump Sarankan AS di Bawah Satu Agama dan Satu Tuhan
Pesawat itu dikatakan telah terdeteksi dan dilacak sepanjang penerbangan mereka oleh sistem radar pasukan pertahanan udara Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluh pada Sabtu bahwa AS dan sekutu NATO-nya melakukan latihan tak terjadwal di perairan Laut Hitam. “Memusatkan tidak hanya kelompok kapal yang kuat … tetapi juga penerbangan, dan penerbangan strategis,” ujar Putin.
“Saya harus mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan kami juga mengusulkan mengadakan latihan sendiri yang tidak direncanakan di area yang sama. Tapi saya yakin ini tidak tepat dan tidak perlu memperparah situasi di sana," tegas Putin.
Pada Kamis, Kremlin mencirikan kegiatan NATO di Laut Hitam sebagai "tidak stabil", "berbahaya" dan "provokatif," dengan mengatakan Putin telah menyampaikan keprihatinannya tentang masalah tersebut kepada Kanselir Jerman Angela Merkel yang akan pensiun.
Lihat Juga :