Dua Tentara Rusia Tewas Saat Latihan Terjun Payung di Belarus
Sabtu, 13 November 2021 - 18:57 WIB
loading...
Latihan tempur pasukan Rusia di Belarus. FOTO/TASS
A
A
A
MOSKOW - Dua personel pasukan terjun payung Rusia tewas saat melakukan latihan terjun payung di Belarus . Latihan itu digelar dalam rangka latihan kesiapan tempur militer Rusia.
"Hembusan angin kencang yang tiba-tiba di dekat tanah memaksa dua penerjun payung, yang merupakan instruktur terjun payung sangat berkualitas, untuk turun. Kedua kubah penerjun payung gagal mengembang," kata Kementerian Pertahanan Rusia, Jumat (12/11/2021).
Baca: Rudal Hipersonik Nuklir Dark Eagle AS Diklaim Bisa Hancurkan Rusia dalam 21 Menit
"Upaya dokter sia-sia dan kedua prajurit kontrak Rusia meninggal karena luka-luka mereka," lanjut kementerian seperti dikutip dari kantor berita TASS. Kementerian Pertahanan Rusia juga mengaku tengah menyelidiki insiden tersebut.
Salah satu tentara Rusia yang tewas selama pelatihan udara di luar Grodno mencoba menggunakan parasut cadangannya untuk menyelamatkan mereka berdua. "Salah satu prajurit berusaha menghentikan kejatuhan mereka yang tidak terkendali dengan menggunakan parasut cadangannya," tambah pernyataan itu.
"Hembusan angin kencang yang tiba-tiba di dekat tanah memaksa dua penerjun payung, yang merupakan instruktur terjun payung sangat berkualitas, untuk turun. Kedua kubah penerjun payung gagal mengembang," kata Kementerian Pertahanan Rusia, Jumat (12/11/2021).
Baca: Rudal Hipersonik Nuklir Dark Eagle AS Diklaim Bisa Hancurkan Rusia dalam 21 Menit
"Upaya dokter sia-sia dan kedua prajurit kontrak Rusia meninggal karena luka-luka mereka," lanjut kementerian seperti dikutip dari kantor berita TASS. Kementerian Pertahanan Rusia juga mengaku tengah menyelidiki insiden tersebut.
Salah satu tentara Rusia yang tewas selama pelatihan udara di luar Grodno mencoba menggunakan parasut cadangannya untuk menyelamatkan mereka berdua. "Salah satu prajurit berusaha menghentikan kejatuhan mereka yang tidak terkendali dengan menggunakan parasut cadangannya," tambah pernyataan itu.
Lihat Juga :