Rudal Hipersonik Nuklir Dark Eagle AS Diklaim Bisa Hancurkan Rusia dalam 21 Menit
Sabtu, 13 November 2021 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
Namun, laporan The Sun pada Jumat (12/11/2021), serta surat kabar Inggris lainnya, mencatat bahwa komando tersebut bisa memiliki kemampuan rudal hipersonik Dark Eagle dengan hulu ledak nuklir.
Faktanya, menurut Pentagon, teknologi yang dimaksud masih dalam pengembangan dan kemungkinan baru bisa dikerahkan pada tahun 2023.
Hanya sehari sebelum upacara Komando Artleri ke-56, Pentagon mengumumkan bahwa peralatan darat hipersonik prototipe pertama dikirim ke unit artileri Amerika Serikat.
Sebuah batalion Korps 1 Angkatan Darat AS yang berlokasi di Pangkalan Gabungan Lewis-McChord di negara bagian Washington menerima truk, trailer, empat erector launchers, dan komponen lain dari Senjata Hipersonik Jarak Jauh (LRHW), tetapi belum ada rudal dalam wujud fisiknya.
Nama "Dark Eagle" berasal dari Rob Strider, pejabat yang bertanggung jawab atas kantor proyek hipersonik Angkatan Darat AS. Rudal itu sendiri sedang dikembangkan oleh Dynetics yang berbasis di Alabama, yang dikenal dengan pengembangan Mother of All Bombs (MOAB), drone GREMLIN, beberapa mesin roket dan layanan IT.
Faktanya, menurut Pentagon, teknologi yang dimaksud masih dalam pengembangan dan kemungkinan baru bisa dikerahkan pada tahun 2023.
Hanya sehari sebelum upacara Komando Artleri ke-56, Pentagon mengumumkan bahwa peralatan darat hipersonik prototipe pertama dikirim ke unit artileri Amerika Serikat.
Sebuah batalion Korps 1 Angkatan Darat AS yang berlokasi di Pangkalan Gabungan Lewis-McChord di negara bagian Washington menerima truk, trailer, empat erector launchers, dan komponen lain dari Senjata Hipersonik Jarak Jauh (LRHW), tetapi belum ada rudal dalam wujud fisiknya.
Nama "Dark Eagle" berasal dari Rob Strider, pejabat yang bertanggung jawab atas kantor proyek hipersonik Angkatan Darat AS. Rudal itu sendiri sedang dikembangkan oleh Dynetics yang berbasis di Alabama, yang dikenal dengan pengembangan Mother of All Bombs (MOAB), drone GREMLIN, beberapa mesin roket dan layanan IT.
Lihat Juga :