Mantan Menkeu: 300.000 Tentara Hantu yang Bikin Afghanistan Runtuh Sekejap

Jum'at, 12 November 2021 - 15:17 WIB
loading...
Mantan Menkeu: 300.000...
Para milisi Taliban menduduki istana presiden Afghanistan setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri, Minggu (15/8/2021). Foto/Screenshot Al Jazeera/Twitter @latikambourke
A A A
KABUL - Mantan menteri keuangan (Menkeu) Afghanistan , Khalid Payenda, menyalahkan 300.000 "tentara hantu" atas runtuhnya pemerintah dalam sekejap. Pemerintah yang didukung Amerika Serikat (AS) itu runtuh setelah pasukan Taliban merebut Kabul pada Agustus 2021.

"Tentara hantu" adalah sebutan untuk pasukan atau personel militer yang sebenarnya tidak ada. Pasukan itu fiktif itu dibuat oleh para pejabat korup dengan tujuan mengantongi gaji mereka.

Taliban dengan mudah mengambil alih kota-kota besar sebelum berbaris ke Kabul pada bulan Agustus, yang seringkali tanpa banyak perlawanan dari tentara Afghanistan.

Baca juga: Masalah dengan Korsel Teratasi, Indonesia Tetap Bikin 48 Jet Tempur KF-21/IF-21

Khalid Payenda mengatakan kepada BBC bahwa sebagian besar dari 300.000 tentara Afghanistan tidak ada dan sebenarnya adalah "tentara hantu" yang dibuat oleh para pejabat korup yang mengeksploitasi sistem untuk uang.

"Cara akuntabilitas dilakukan, Anda akan bertanya kepada kepala di provinsi itu berapa banyak orang yang Anda miliki dan berdasarkan itu Anda dapat menghitung gaji dan jatah pengeluaran dan itu akan selalu meningkat," kata Payenda kepada Ed Butler dari Business Daily BBC, yang dilansir Business Insider, Kamis (11/11/2021).

Payenda juga mengatakan bahwa ketika tentara terbunuh atau ditinggalkan, komandan mereka akan menyimpan kartu bank mereka dan menarik gaji mereka.

Ada juga pemimpin milisi yang didukung pemerintah, yang menurut Payenda, "mencelupkan data ganda" atau mengambil gaji pemerintah sambil juga menerima pembayaran dari Taliban.

Menurutnya, dikombinasikan dengan fakta bahwa pasukan yang sebenarnya tidak dibayar tepat waktu, ini memberikan kontribusi besar terhadap keruntuhan cepat pemerintah Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya...
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya yang Tersisa, Kisah Keluarganya Diduga Jadi Korban Santet Bikin Syok!
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved