Masalah dengan Korsel Teratasi, Indonesia Tetap Bikin 48 Jet Tempur KF-21/IF-21
Jum'at, 12 November 2021 - 08:59 WIB
loading...
Korea Selatan dan Indonesia telah sepakat menyelesaikan masalah pembayaran proyek jet tempur KF-21/IF-21 dalam perundingan di Jakarta. Foto/DAPA
A
A
A
JAKARTA - Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan untuk membereskan masalah pembayaran untuk proyek jet tempur KF-21/IF-21 . Pihak Jakarta tetap melanjutkan proyek untuk memproduksi 48 jet tempur tersebut untuk TNI Angkatan Udara.
Kedua pihak telah berunding di Jakarta sejak Rabu lalu. Korea Selatan mengirim sekitar 7 negoisator.
Program jet tempur yang diberi nama Boromae oleh Korsel ini dikerjakan bersama Indonesia. Sesuai kesepakatan, pihak Jakarta menanggung pembayaran 20 persen dan sisanya ditanggung Seoul.
Namun, dalam perkembangannya, Indonesia terlambat membayar kontribusinya untuk proyek tersebut senilai 8 triliun won (USD6,7 miliar).
Baca juga: Korsel dan Indonesia Coba Selesaikan Masalah Jet Tempur KF-21/IF-21
Ekonomi Indonesia yang dilanda COVID-19 menjadi salah satu alasan di balik penundaan pembayaran, meskipun Seoul membantah bahwa Jakarta telah memintanya untuk memotong setengah bebannya atau menyetujui pinjaman untuk kontribusinya dan membantu membangun jalur produksi lokal.
Kedua pihak telah berunding di Jakarta sejak Rabu lalu. Korea Selatan mengirim sekitar 7 negoisator.
Program jet tempur yang diberi nama Boromae oleh Korsel ini dikerjakan bersama Indonesia. Sesuai kesepakatan, pihak Jakarta menanggung pembayaran 20 persen dan sisanya ditanggung Seoul.
Namun, dalam perkembangannya, Indonesia terlambat membayar kontribusinya untuk proyek tersebut senilai 8 triliun won (USD6,7 miliar).
Baca juga: Korsel dan Indonesia Coba Selesaikan Masalah Jet Tempur KF-21/IF-21
Ekonomi Indonesia yang dilanda COVID-19 menjadi salah satu alasan di balik penundaan pembayaran, meskipun Seoul membantah bahwa Jakarta telah memintanya untuk memotong setengah bebannya atau menyetujui pinjaman untuk kontribusinya dan membantu membangun jalur produksi lokal.
Lihat Juga :