Menolak Dimadu, Perempuan Kuwait Telepon Polisi

Kamis, 11 November 2021 - 20:27 WIB
loading...
Menolak Dimadu, Perempuan...
Seorang perempuan di Kuwait menelepon polisi setelah mendengar suaminya akan menikah lagi. Foto/Al Araby
A A A
KUWAIT CITY - Seorang perempuan di Kuwait menelepon polisi dan membuat laporan palsu, mengaku ada bom di rumahnya. Itu dilakukan setelah suaminya menjatuhkan "bom" dengan mengatakan berencana menikah lagi.

Media Kuwait melaporkan bahwa seorang perempuan menelepon polisi tentang adanya senjata dan bom di rumahnya. Namun polisi mendapatkan bahwa itu adalah laporan palsu setelah tiba di lokasi.

Baca juga: Inilah Poligami Terbesar Kanada: Pria dengan 27 Istri dan 150 Anak

Dikutip dari Al Araby, Kamis (11/11/2021), aksi si perempuan itu adalah tindakan balas dendam terhadap suaminya yang diduga telah memberitahu tentang niatnya untuk menikah lagi. Perempuan itu diduga menolak untuk dimadu oleh sang suami.

Tidak diketahui kapan insiden itu terjadi, atau apakah perempuan itu akan menjalani proses hukum atas laporan palsu tersebut.

Poligami sendiri diperbolehkan dalam Islam, di mana seorang pria dapat menikahi hingga empat perempuan sekaligus.

Baca juga: Negara-Negara Ini Melarang Praktek Poligami, Pelaku Bisa Dipenjara dan Didenda
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved