COVID-19 Kembali Mewabah, Beijing Tutup Mal dan Perumahan
Kamis, 11 November 2021 - 16:28 WIB
loading...
Otoritas Beijing menutup mal dan kompleks perumahan setelah COVID-19 kembali mewabah. Foto/France24
A
A
A
BEIJING - Pihak berwenang Beijing telah menutup sebuah mal dan mengunci beberapa kompleks perumahan karena wabah COVID-19 , setelah wabah terbaru menyebar ke distrik pusat Ibu Kota China itu.
China sebagian besar telah membatasi penyebaran luas virus Corona melalui penguncian cepat, pengujian massal, dan pembatasan perjalanan. Meski begitu pihak berwenang dalam siaga tinggi setelah terjadi lonjakan dalam sebulan terakhir yang dipicu oleh perjalanan domestik.
Media lokal melaporkan bahwa enam kasus baru ditemukan di distrik pusat Beijing Chaoyang dan Haidian pada Kamis (11/11/2021) pagi, semua kontak dekat orang yang terinfeksi baru-baru ini di provinsi timur laut Jilin.
Pejabat kesehatan Beijing mengatakan pada briefing bahwa lebih dari 280 kontak dekat telah diidentifikasi, dengan hampir 12.000 orang diskrining untuk virus di distrik Chaoyang dan Haidian.
Baca juga: Mantab! Jakarta Masuk 50 Kota Terbaik Tangani COVID-19
"Wabah cluster ini tiba-tiba dengan banyak tempat meliputi area yang luas. Ini melibatkan banyak orang, dan pencegahan dan pengendaliannya sangat sulit," kata juru bicara pemerintah kota Xu Hejian.
"Hari ini adalah hari yang penting dan perlu untuk melacak sumber wabah sesegera mungkin," imbuhnya seperti dikutip dari France24.
China sebagian besar telah membatasi penyebaran luas virus Corona melalui penguncian cepat, pengujian massal, dan pembatasan perjalanan. Meski begitu pihak berwenang dalam siaga tinggi setelah terjadi lonjakan dalam sebulan terakhir yang dipicu oleh perjalanan domestik.
Media lokal melaporkan bahwa enam kasus baru ditemukan di distrik pusat Beijing Chaoyang dan Haidian pada Kamis (11/11/2021) pagi, semua kontak dekat orang yang terinfeksi baru-baru ini di provinsi timur laut Jilin.
Pejabat kesehatan Beijing mengatakan pada briefing bahwa lebih dari 280 kontak dekat telah diidentifikasi, dengan hampir 12.000 orang diskrining untuk virus di distrik Chaoyang dan Haidian.
Baca juga: Mantab! Jakarta Masuk 50 Kota Terbaik Tangani COVID-19
"Wabah cluster ini tiba-tiba dengan banyak tempat meliputi area yang luas. Ini melibatkan banyak orang, dan pencegahan dan pengendaliannya sangat sulit," kata juru bicara pemerintah kota Xu Hejian.
"Hari ini adalah hari yang penting dan perlu untuk melacak sumber wabah sesegera mungkin," imbuhnya seperti dikutip dari France24.
Lihat Juga :