Kim Jong-un Bangun Apartemen Mewah di Atas Reruntuhan Rumah Tua Kakeknya
Selasa, 09 November 2021 - 06:00 WIB
loading...
Pemimpin Korut, Kim Jong-un sedang meninjau pembangunan apartemen mewas. FOTO/Yonhap
A
A
A
PYONGYANG - Sebuah kompleks apartemen mewah baru telah dibangun di atas bekas kediaman pendiri Korea Utara (Korut) Kim Il Sung. Hal ini dilihat oleh sebagian warga Korut sebagai langkah pemimpin generasi ketiga Kim Jong-un yang mencoba menghapus bagian dari warisan kakeknya.
Kebijakan Jong-un ini memang mengundang banyak pertanyaan. Sebab, negara itu sesungguhnya dipenuhi oleh monumen untuk keluarga Kim. Gambar Kim Il Sung yang memerintah di era 1948-1994 dan ayah Jong-un, Kim Jong-il yang memerintah di era 1994-2011 tersebar di berbagai penjuru.
Baca: Hasil Panen Merosot Tajam, Korut Lebih Utamakan Beri Makan Tentara Dibanding Rakyat
Keduanya menikmati status seperti dewa. Foto mereka menghiasi dinding setiap bangunan dan rumah, dan lukisan dinding besar yang menggambarkan eksploitasi revolusioner mereka dapat ditemukan di hampir setiap kota besar di negara berpenduduk 25 juta jiwa itu.
Tempat-tempat yang mereka kunjungi selama beberapa jam bertahun-tahun yang lalu, masih mempertahankan kuil untuk memperingati peristiwa tersebut. Tetapi kini, kebijakan Jong-un seolah ingin menghapus jejak sang kakek, yang juga pendiri negara.
Kebijakan Jong-un ini memang mengundang banyak pertanyaan. Sebab, negara itu sesungguhnya dipenuhi oleh monumen untuk keluarga Kim. Gambar Kim Il Sung yang memerintah di era 1948-1994 dan ayah Jong-un, Kim Jong-il yang memerintah di era 1994-2011 tersebar di berbagai penjuru.
Baca: Hasil Panen Merosot Tajam, Korut Lebih Utamakan Beri Makan Tentara Dibanding Rakyat
Keduanya menikmati status seperti dewa. Foto mereka menghiasi dinding setiap bangunan dan rumah, dan lukisan dinding besar yang menggambarkan eksploitasi revolusioner mereka dapat ditemukan di hampir setiap kota besar di negara berpenduduk 25 juta jiwa itu.
Tempat-tempat yang mereka kunjungi selama beberapa jam bertahun-tahun yang lalu, masih mempertahankan kuil untuk memperingati peristiwa tersebut. Tetapi kini, kebijakan Jong-un seolah ingin menghapus jejak sang kakek, yang juga pendiri negara.
Lihat Juga :