Media China: Taiwan dan AS Tidak Mengubah Arah, Perang Akan Pecah
Minggu, 07 November 2021 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
“Kemampuan China untuk mengalahkan intervensi militer AS di kawasan ini cukup dijamin oleh kemauan dan sumber daya strategisnya,” bunyi editorial itu.
Baca juga: China Tuduh Balik AS: Amerika Sumber Terbesar Ancaman Nuklir Global!
"Setiap langkah untuk memblokir reunifikasi China ditakdirkan untuk menghasilkan perjuangan hidup dan mati, yang harus diperjuangkan AS sambil mengorbankan nyawa orang Amerika," tabloid China itu memperingatkan.
"Perjuangan itu jelas bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dengan mengucurkan lebih banyak uang atau menjatuhkan sanksi," sambung tulisan itu.
"Jika AS terus mendorong pihak berwenang Taiwan untuk mengambil jalan mereka sendiri, pertikaian militer akan datang pada akhirnya. Ketika hari itu tiba, biarkan pertarungan knock-down, drag-out memutuskan segalanya," artikel opini tersebut menegaskan.
Artikel itu muncul ketika China pada hari Jumat mengumumkan bahwa mereka yang mempromosikan kemerdekaan Taiwan akan dijatuhkan pidana seumur hidup. Hukuman itu akan meluas ke banyak pejabat dan pemimpin yang saat ini memerintah Taiwan.
Baca juga: China Tuduh Balik AS: Amerika Sumber Terbesar Ancaman Nuklir Global!
"Setiap langkah untuk memblokir reunifikasi China ditakdirkan untuk menghasilkan perjuangan hidup dan mati, yang harus diperjuangkan AS sambil mengorbankan nyawa orang Amerika," tabloid China itu memperingatkan.
"Perjuangan itu jelas bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dengan mengucurkan lebih banyak uang atau menjatuhkan sanksi," sambung tulisan itu.
"Jika AS terus mendorong pihak berwenang Taiwan untuk mengambil jalan mereka sendiri, pertikaian militer akan datang pada akhirnya. Ketika hari itu tiba, biarkan pertarungan knock-down, drag-out memutuskan segalanya," artikel opini tersebut menegaskan.
Artikel itu muncul ketika China pada hari Jumat mengumumkan bahwa mereka yang mempromosikan kemerdekaan Taiwan akan dijatuhkan pidana seumur hidup. Hukuman itu akan meluas ke banyak pejabat dan pemimpin yang saat ini memerintah Taiwan.
Lihat Juga :