China Tuduh Balik AS: Amerika Sumber Terbesar Ancaman Nuklir Global!

Sabtu, 06 November 2021 - 06:22 WIB
loading...
China Tuduh Balik AS:...
Rudal balistik antarbenua berhulu ledak nuklir militer AS yang disimpan di Malmstrom Air Force Base, Montana. China tuduh balik AS sebagai ancaman terbesar nuklir global. Foto/REUTERS/USAF/Airman John Parie
A A A
BEIJING - China mengajukan protes resmi kepada Amerika Serikat (AS) atas penilaian potensi perang terbaru Pentagon terhadap militer Beijing. Penilaian itu salah satunya memprediksi Beijing akan memiliki 1.000 hulu ledak nuklir pada 2030 mendatang.

Dalam protesnya, Kementerian Pertahanan China mengatakan bukan Beijing tetapi Washington yang menjadi ancaman bagi dunia.

"AS adalah [sumber] terbesar dari ancaman nuklir global,” bunyi pernyataan kementerian tersebut pada hari Jumat, sebagaimana dilansir dari Russia Today, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Rudal Hipersonik China Mendunia, Ini Bedanya dengan Misil Balistik Konvensional

Kementerian tersebut menambahkan bahwa Amerika memiliki persenjataan nuklir yang lebih besar, dan baru-baru ini mempercepat modernisasinya di bidang kemampuan nuklir serta operasi siber dan ruang angkasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved