Diserahkan ke Tentara AS Saat Kekacauan Bandara Kabul, Nasib Bayi Ini Tidak Diketahui

Sabtu, 06 November 2021 - 17:33 WIB
loading...
A A A
"Saya berbicara dengan mungkin lebih dari 20 orang," katanya. "Setiap petugas - militer atau sipil - yang saya temukan saya tanya tentang bayi saya," tuturnya.

Dia mengatakan salah satu pejabat sipil yang dia ajak bicara mengatakan kepadanya bahwa Sohail mungkin telah dievakuasi sendiri.

"Mereka berkata 'kami tidak memiliki sumber daya untuk menjaga bayi di sini,'" ujarnya menirukan kata-kata pejabat sipil itu.

Mirza Ali (35) Suraya (32) dan keempat anaknya dievakuasi ke Qatar, kemudian ke Jerman dan akhirnya mendarat di AS. Keluarga itu sekarang berada di Fort Bliss di Texas bersama pengungsi Afghanistan lainnya yang menunggu untuk dimukimkan kembali di suatu tempat di AS. Mereka tidak memiliki kerabat di sini.

Mirza Ali mengatakan dia melihat keluarga lain menyerahkan bayi mereka di atas pagar bandara Kabul kepada tentara pada saat yang bersamaan. Satu klip video bayi kecil dengan popok yang diangkat tentara AS di atas kawat berduri menjadi viral di media sosial. Bayi itu kemudian dipertemukan kembali dengan orang tuanya.

Baca juga: Adegan Menyayat Hati Bandara Kabul: Marinir AS Angkat Bayi dari Tembok Kawat Berduri

Mirza Ali mengatakan sejak bayinya hilang, hari-hari menjadi suram. Setiap orang yang ditemuinya baik itu pekerja bantuan, pejabat AS, dia selalu memberi tahu mereka tentang Sohail.

"Semua orang berjanji mereka akan melakukan yang terbaik, tapi itu hanya janji," ucapnya.

Sebuah kelompok pendukung pengungsi Afghanistan membuat pengumuman "Bayi Hilang" dengan gambar Sohail dan mengedarkannya di antara jaringan mereka dengan harapan seseorang akan mengenalinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
2.000 Mantan Tentara...
2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved