Diserahkan ke Tentara AS Saat Kekacauan Bandara Kabul, Nasib Bayi Ini Tidak Diketahui
Sabtu, 06 November 2021 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat pemerintah AS yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kasus tersebut telah dilaporkan ke semua lembaga yang terlibat, termasuk pangkalan AS dan lokasi di luar negeri. Anak itu terakhir terlihat diserahkan kepada seorang tentara AS selama kekacauan di bandara Kabul.
"Tetapi sayangnya tidak ada yang dapat menemukan anak itu," kata pejabat itu.
Seorang juru bicara Departemen Pertahanan dan juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, yang mengawasi upaya pemukiman kembali, mengajukan pertanyaan tentang masalah tersebut ke Departemen Luar Negeri karena pemisahan itu terjadi di luar negeri.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pemerintah bekerja dengan mitra internasional dan komunitas internasional untuk mengeksplorasi setiap jalan guna menemukan anak itu, yang mencakup mengeluarkan peringatan kuning internasional melalui Pusat Internasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi.
Suraya, yang juga berbicara melalui penerjemah, mengatakan bahwa dia sering menangis dan anak-anaknya yang lain putus asa.
"Yang saya lakukan hanyalah memikirkan anak saya," kata Suraya. "Semua orang yang memanggil saya, ibu saya, ayah saya, saudara perempuan saya, mereka semua menghibur saya dan berkata 'jangan khawatir, Tuhan baik, anakmu akan ditemukan,'" tukasnya.
Baca juga: AS Puji Taliban karena Bantu Banyak Warga AS Tinggalkan Kabul
"Tetapi sayangnya tidak ada yang dapat menemukan anak itu," kata pejabat itu.
Seorang juru bicara Departemen Pertahanan dan juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, yang mengawasi upaya pemukiman kembali, mengajukan pertanyaan tentang masalah tersebut ke Departemen Luar Negeri karena pemisahan itu terjadi di luar negeri.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pemerintah bekerja dengan mitra internasional dan komunitas internasional untuk mengeksplorasi setiap jalan guna menemukan anak itu, yang mencakup mengeluarkan peringatan kuning internasional melalui Pusat Internasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi.
Suraya, yang juga berbicara melalui penerjemah, mengatakan bahwa dia sering menangis dan anak-anaknya yang lain putus asa.
"Yang saya lakukan hanyalah memikirkan anak saya," kata Suraya. "Semua orang yang memanggil saya, ibu saya, ayah saya, saudara perempuan saya, mereka semua menghibur saya dan berkata 'jangan khawatir, Tuhan baik, anakmu akan ditemukan,'" tukasnya.
Baca juga: AS Puji Taliban karena Bantu Banyak Warga AS Tinggalkan Kabul
(ian)
Lihat Juga :