China Tuduh Balik AS: Amerika Sumber Terbesar Ancaman Nuklir Global!
Sabtu, 06 November 2021 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jenderal Tertinggi Pentagon: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar, AS Ditantang
Perjanjian INF, yang ditandatangani AS dengan Uni Soviet, melarang kedua negara memiliki rudal balistik atau jelajah darat dan peluncur rudal dengan jarak antara 500 km (300 mil) dan 5.500 km (3.400 mil). Washington menarik diri darinya pada 2019, di bawah Presiden Donald Trump, sambil menyalahkan Rusia karena diduga melanggar perjanjian itu—tuduhan yang berulang kali dibantah Moskow.
Beijing juga memperingatkan AS agar tidak ikut campur dalam “urusan dalam negerinya”, termasuk masalah Taiwan. Pada hari Rabu, Jenderal Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan pasukan Amerika memiliki kemampuan untuk mempertahankan pulau itu, jika China berusaha merebutnya.
Perjanjian INF, yang ditandatangani AS dengan Uni Soviet, melarang kedua negara memiliki rudal balistik atau jelajah darat dan peluncur rudal dengan jarak antara 500 km (300 mil) dan 5.500 km (3.400 mil). Washington menarik diri darinya pada 2019, di bawah Presiden Donald Trump, sambil menyalahkan Rusia karena diduga melanggar perjanjian itu—tuduhan yang berulang kali dibantah Moskow.
Beijing juga memperingatkan AS agar tidak ikut campur dalam “urusan dalam negerinya”, termasuk masalah Taiwan. Pada hari Rabu, Jenderal Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan pasukan Amerika memiliki kemampuan untuk mempertahankan pulau itu, jika China berusaha merebutnya.
(min)
Lihat Juga :