China Tuduh Balik AS: Amerika Sumber Terbesar Ancaman Nuklir Global!

Sabtu, 06 November 2021 - 06:22 WIB
loading...
A A A
Menurut Departemen Luar Negeri AS, pada September 2020, Washington memiliki 3.750 hulu ledak nuklir.

Kementerian Pertahanan China mengatakan strategi dan kebijakan militer China murni defensif dan kemajuan militernya ditujukan semata-mata untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan pembangunan nasionalnya. "Itu tidak menimbulkan ancaman bagi negara mana pun," katanya.

Sebelumnya, Pentagon atau Departemen Pertahanan AS dalam laporan tahunan untuk tahun 2021 merinci perkembangan militer dan keamanan militer China. Di dalamnya, Pentagon menyatakan keprihatinan khusus tentang potensi nuklir China yang berkembang pesat, dan mengatakan bahwa Beijing berniat untuk memiliki setidaknya 1.000 hulu ledak nuklir pada tahun 2030–melebihi penilaian Washington sebelumnya.

Menurut China, laporan tentang peningkatan ancaman militer Beijing dibuat dengan sengaja, dan menyebut fakta bahwa Pentagon mengeluarkan laporan awal tentang potensi militer China sebagai tindakan hegemonisme.

China lebih lanjut menyoroti Amerika yang justru mengikis perannya dalam menjaga keamanan internasional. Sebagai contoh, Amerika secara tidak hati-hati telah menarik diri dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) 1987, sehingga secara artifisial menciptakan risiko serius bagi kontrol senjata internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved