Dianggap Mirip Nama Putri Nabi Muhammad SAW, Wiski Timah Picu Kontroversi di Malaysia
Jum'at, 05 November 2021 - 07:20 WIB
loading...
Wiski Timah. FOTO/Malay Mail
A
A
A
KUALA LUMPUR - Sebagai sebuah negara dengan populasi mayoritas Muslim, minuman keras menjadi hal yang sensitif di Malaysia . Meski tak melarang peredaran minuman beralkohol , namun hal-hal yang terkait dengannya kerap memicu reaksi di tengah-tengah masyarakat Malaysia.
Seperti yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini, publik Negeri Jiran tengah dihebohkan dengan munculnya Wiski Timah. Minuman keras jenis wiski produksi Winepak Corporation ini, merek dan logonya dianggap menyinggung umat Muslim. Wiski Timah pun menjadi bahan perdebatan di seantero Malaysia, mulai dari kedai kopi hingga gedung parlemen.
Baca: Ribut-ribut Larangan Minum Alkohol, Kadin: Coba Tengok Malaysia
Saking kuatnya isu soal Wiski Timah, isu-isu lain di Malaysia seolah menjadi tenggelam. "Selama dua pekan terakhir, kami hanya mendengar seruan perubahan nama Timah," kata anggota Parleman Malaysia dari wilayah Muar, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman saat debat RUU Pasokan 2022 di DPR Malaysia, Senin (1/11/2021).
Menurutnya, ada isu-isu mendesak lainnya yang perlu diperdebatkan di DPR, tetapi tertutup oleh tanggapan para menteri dan anggota parlemen terhadap masalah Wiski Timah. Aggota Parlemen Malaysia lainnya, Khalid Samad berharap pemerintah bisa mendidik masyarakat untuk lebih dewasa dalam membahas masalah secara tenang dan bertanggung jawab.
Seperti yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini, publik Negeri Jiran tengah dihebohkan dengan munculnya Wiski Timah. Minuman keras jenis wiski produksi Winepak Corporation ini, merek dan logonya dianggap menyinggung umat Muslim. Wiski Timah pun menjadi bahan perdebatan di seantero Malaysia, mulai dari kedai kopi hingga gedung parlemen.
Baca: Ribut-ribut Larangan Minum Alkohol, Kadin: Coba Tengok Malaysia
Saking kuatnya isu soal Wiski Timah, isu-isu lain di Malaysia seolah menjadi tenggelam. "Selama dua pekan terakhir, kami hanya mendengar seruan perubahan nama Timah," kata anggota Parleman Malaysia dari wilayah Muar, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman saat debat RUU Pasokan 2022 di DPR Malaysia, Senin (1/11/2021).
Menurutnya, ada isu-isu mendesak lainnya yang perlu diperdebatkan di DPR, tetapi tertutup oleh tanggapan para menteri dan anggota parlemen terhadap masalah Wiski Timah. Aggota Parlemen Malaysia lainnya, Khalid Samad berharap pemerintah bisa mendidik masyarakat untuk lebih dewasa dalam membahas masalah secara tenang dan bertanggung jawab.
Lihat Juga :