Korut: Pengembangan Senjata Baru adalah Pilihan Tak Terhindarkan

Jum'at, 05 November 2021 - 06:39 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Kepala Staf Gabungan militer AS, Jenderal Mark Milley mengatakan bahwa konflik yang tidak disengaja dengan Korut tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Ia juga menolak kemungkinan sesuatu yang tidak disengaja terjadi di Korut atau militernya dalam waktu dekat.

Baca: Korut Tuduh AS Terapkan Standar Ganda Dalam Menyetujui Proliferasi Nuklir

"Saya akan mengatakan bahwa pemerintah Korut pada saat ini tampaknya stabil dan mereka memiliki kontrol yang baik atas militer mereka dan sistem mereka dan semua persenjataan mereka," kata perwira tinggi militer AS itu dalam sebuah forum yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir Aspen Institute di Washington.

"Jadi saya tidak berpikir, Anda akan melihat sesuatu yang tidak disengaja terjadi dari mereka. Itu bisa, tetapi saya tidak berpikir itu sangat mungkin. Mereka memiliki kontrol yang sangat-sangat ketat atas sistem mereka," tambahnya.

Milley mencatat hal-hal buruk bisa terjadi dengan cepat di Semenanjung Korea dengan 70 persen militer Korut dikerahkan "dalam jarak bermil-mil" dari perbatasan antar-Korea, yang disebut Zona Demiliterisasi (DMZ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved