Tentara Rusia Berkumpul di Perbatasan Ukraina, Ini Kata Kremlin
Rabu, 03 November 2021 - 02:37 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya The Washington Post melaporkan ada penumpukan pasukan Rusia di dekat Ukraina baru-baru ini. Video yang muncul di media sosial dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kereta dan konvoi militer Rusia memindahkan sejumlah besar perangkat keras militer, termasuk tank dan rudal, di Rusia selatan dan barat.
Selain itu, citra satelit menunjukkan bahwa pasukan dari Tentara Gabungan ke-41 Rusia, yang biasanya berbasis di kota Novosibirsk, Siberia, tidak kembali ke Siberia setelah latihan, dan malah bergabung dengan pasukan Rusia lainnya di dekat perbatasan Ukraina. Kofman juga mengatakan citra satelit menunjukkan Tentara Tank Pengawal Pertama Rusia, sebuah unit elit yang berbasis di luar Moskow, sedang memindahkan personel dan material ke Ukraina.
Baca juga: Citra Satelit Tangkap Pergerakan Pasukan Rusia Dekat Perbatasan Ukraina
Ukraina juga membantah laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak ada pengerahan tambahan militer Rusia yang telah diidentifikasi di wilayah tersebut.
Awal tahun ini, tuduhan bahwa Rusia meningkatkan kehadirannya di wilayah tersebut diklaim oleh para politisi di Kiev sebagai pendahulu dari invasi yang diperintahkan Moskow. Namun, Kremlin membantah keras bahwa mereka memiliki rencana untuk konflik militer dengan Ukraina, dan pasukan dikirim kembali ke pangkalan mereka beberapa hari kemudian setelah serangkaian latihan telah dilakukan.
Selain itu, citra satelit menunjukkan bahwa pasukan dari Tentara Gabungan ke-41 Rusia, yang biasanya berbasis di kota Novosibirsk, Siberia, tidak kembali ke Siberia setelah latihan, dan malah bergabung dengan pasukan Rusia lainnya di dekat perbatasan Ukraina. Kofman juga mengatakan citra satelit menunjukkan Tentara Tank Pengawal Pertama Rusia, sebuah unit elit yang berbasis di luar Moskow, sedang memindahkan personel dan material ke Ukraina.
Baca juga: Citra Satelit Tangkap Pergerakan Pasukan Rusia Dekat Perbatasan Ukraina
Ukraina juga membantah laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak ada pengerahan tambahan militer Rusia yang telah diidentifikasi di wilayah tersebut.
Awal tahun ini, tuduhan bahwa Rusia meningkatkan kehadirannya di wilayah tersebut diklaim oleh para politisi di Kiev sebagai pendahulu dari invasi yang diperintahkan Moskow. Namun, Kremlin membantah keras bahwa mereka memiliki rencana untuk konflik militer dengan Ukraina, dan pasukan dikirim kembali ke pangkalan mereka beberapa hari kemudian setelah serangkaian latihan telah dilakukan.
(ian)
Lihat Juga :