Tentara Rusia Berkumpul di Perbatasan Ukraina, Ini Kata Kremlin

Rabu, 03 November 2021 - 02:37 WIB
loading...
Tentara Rusia Berkumpul...
Kremlin membantah laporan pasukan Rusia berkumpul di dekat perbatasan Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Kremlin membantah tentang peningkatan aktivitas militer Rusia di dekat Ukraina , mengatakan laporan itu sama sekali tidak berdasar. Sebelumnya situs berita Amerika Serikat (AS), The Washington Post, menerbitkan klaim tersebut.

Berbicara kepada wartawan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakanlaporan yang menyatakanMoskow mengumpulkan pasukan dan peralatan militer di perbatasan dengan Ukraina bahkan tidak pantas mendapat tanggapan. Citra satelit yang menyertai laporan tersebut mengklaim menunjukkan perangkat keras Rusia di dekat kota Yelnya, yang berjarak sekitar 250 kilometer dari perbatasan dengan Ukraina, dan lebih dekat ke negara tetangga Belarusia.

"Kualitas publikasi ini bahkan tidak layak untuk dikomentari dan, secara umum, Anda tidak boleh memperhatikannya, karena Anda sendiri melihat artikel itu tentang perbatasan dengan Ukraina," katanya.

"Foto-foto itu menunjukkan perbatasan dengan Belarusia. Tidak perlu membuang waktu untuk berkenalan dengan sampah berkualitas rendah seperti itu,” tambahnya.

Baca juga: Putin: Pengerahan Rudal AS di Eropa Jadi Ancaman Rusia, S-500 Siap Beraksi

"Pergerakan beberapa peralatan militer atau unit tentara kami di seluruh wilayah Federasi Rusia secara eksklusif adalah urusan kami," lanjut pejabat Kremlin tersebut.

"Rusia tidak pernah mengancam siapa pun, tidak mengancam dan tidak menimbulkan bahaya bagi siapa pun," tegasnya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (3/11/2021).

Sebelumnya The Washington Post melaporkan ada penumpukan pasukan Rusia di dekat Ukraina baru-baru ini. Video yang muncul di media sosial dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kereta dan konvoi militer Rusia memindahkan sejumlah besar perangkat keras militer, termasuk tank dan rudal, di Rusia selatan dan barat.

Selain itu, citra satelit menunjukkan bahwa pasukan dari Tentara Gabungan ke-41 Rusia, yang biasanya berbasis di kota Novosibirsk, Siberia, tidak kembali ke Siberia setelah latihan, dan malah bergabung dengan pasukan Rusia lainnya di dekat perbatasan Ukraina. Kofman juga mengatakan citra satelit menunjukkan Tentara Tank Pengawal Pertama Rusia, sebuah unit elit yang berbasis di luar Moskow, sedang memindahkan personel dan material ke Ukraina.

Baca juga: Citra Satelit Tangkap Pergerakan Pasukan Rusia Dekat Perbatasan Ukraina

Ukraina juga membantah laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak ada pengerahan tambahan militer Rusia yang telah diidentifikasi di wilayah tersebut.

Awal tahun ini, tuduhan bahwa Rusia meningkatkan kehadirannya di wilayah tersebut diklaim oleh para politisi di Kiev sebagai pendahulu dari invasi yang diperintahkan Moskow. Namun, Kremlin membantah keras bahwa mereka memiliki rencana untuk konflik militer dengan Ukraina, dan pasukan dikirim kembali ke pangkalan mereka beberapa hari kemudian setelah serangkaian latihan telah dilakukan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved