Ilmuwan China Dipenjara karena Pamer Kemaluan dan Masturbasi di Depan 3 Wanita

Selasa, 02 November 2021 - 13:47 WIB
loading...
Ilmuwan China Dipenjara...
Xie Danpeng, ilmuwan China yang dipenjara di Singapura karena pamer kemaluan dan masturbasi di depan tiga wanita di tempat umum. Foto/Kelvin Chng/Straits Times
A A A
SINGAPURA - Ilmuwan China dari Agency for Science, Technology and Research (A*Star) dihukum penjara 10 Minggu dan denda SD1.600 oleh pengadilan Singapura . Dia dinyatakan bersalah telah mempertontonkan organ kemaluan dan melakukan masturbasi di depan tiga wanita di kompleks kondominium.

Ilumuwan bernama Xie Danpeng (31) tersebut masih dalam penyelidikan atas pelanggaran ini.

Baca juga: Donald Trump Blakblakan Kongres AS Milik Israel

Dia muncul telanjang di depan seorang wanita berusia 32 tahun di sebuah properti pada Juni tahun lalu. Sebelum itu, yakni pada April tahun lalu, sang ilmuwan juga melakukan tindakan serupa di depan dua wanita lain.

Xie pada Juli lalu mengaku bersalah atas dua tuduhan paparan seksual serta satu tuduhan pelanggaran pidana dan tuduhan penyalahgunaan properti.

Dalam sebuah pernyataan kepada The Straits Times pada hari Senin (1/11/2021), A*Star mengatakan pihaknya mengambil sikap tegas terhadap setiap tindakan yang terbukti melanggar hukum.

Juru bicara agensi itu mengatakan Xie telah diskors sejak Juli tahun ini.

"Kami telah memulai proses disiplin internal kami yang memperhitungkan hukumannya," imbuh lembaga tersebut.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Stephanie Koh mengatakan seorang wanita berusia 37 tahun berada di dekat unitnya di kondominium Barossa Gardens di Jalan Pasir Panjang antara pukul 08.00 dan pukul 09.00 pagi pada 12 April tahun lalu ketika dia melihat Xie melakukan tindakan seksual sambil menatapnya.

Wanita itu merekam video tindakan asusila Xie dan polisi disiagakan.

Sementara itu, seorang wanita berusia 26 tahun juga melihat Xie melakukan pelanggaran serupa. Wanita itu memberi tahu pacarnya apa yang telah dilihatnya.

Pacar wanita itu kemudian mencoba menghampiri Xie, yang berlari kembali ke unitnya.

Baca juga: Biden: Senang Bertemu Anda Lagi, Presiden Jokowi

Pacar wanita itu akhirnya memberi tahu manajemen kondominium tentang kejadian tersebut.

Petugas polisi menangkap Xie pada hari itu juga.

Xie kemudian diusir dari unitnya dan, sejak 14 April tahun lalu, dilarang memasuki halaman kondominium.

Meskipun demikian, dia masuk tanpa izin di properti itu lima hari kemudian dengan masuk melalui pintu yang tidak terkunci yang mengarah ke area pengumpulan sampah.

Dalam insiden yang tidak terkait pada 10 April tahun lalu, Xie menyalahgunakan sepeda senilai sekitar SD600 setelah ia menemukannya diparkir di pinggir jalan dekat Alexandra Retail Center di Alexandra Road. Sepeda itu hingga kini belum ditemukan.

Menurut hukum di Singapura, untuk setiap tindakan paparan, pelaku dapat dipenjara hingga satu tahun dan didenda.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved