Rusia Ingin Pasok China dengan Sistem Rudal Canggih S-500

Selasa, 02 November 2021 - 13:12 WIB
loading...
Rusia Ingin Pasok China...
Sistem pertahanan rudal S-500 Rusia. Moskow berencana mengekspor senjata pertahanan ini ke China dan India. Foto/South Front
A A A
MOSKOW - Rusia dapat memasok sistem rudal anti-pesawat tercanggih S-500 ke China dan India di masa depan. Hal itu disampaikan Direktur Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknis-Militer (FSMTC), Dmitry Shugaev.

"Kami sedang mempertimbangkan India, serta China dan semua negara bagian di mana kami memiliki kemitraan lama dan hubungan timbal balik yang dapat diprediksi, sebagai pemilik masa depan dari sistem mutakhir ini," kata Shugaev dalam sebuah wawancara dengan RBC yang dilansir Sputniknews, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Donald Trump Blakblakan Kongres AS Milik Israel

Dia menambahkan bahwa FSMTC akan mempertimbangkan setiap permintaan potensial secara individual.

S-500 Prometey adalah sistem rudal permukaan-ke-udara generasi berikutnya dengan jangkauan sekitar 600 kilometer (370 mil).

Sistem pertahanan rudal ini dirancang untuk mencegat dan menghancurkan rudal balistik antarbenua, serta rudal jelajah hipersonik dan pesawat terbang.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Senin bahwa militer negaranya akan segera menerima batch pertama sistem rudal S-500 yang diproduksi massal.

Menurut Shugaev, setelah cukup dari sistem tersebut dipasok ke angkatan bersenjata nasional, Rusia dapat mengekspornya ke negara lain.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved