Jika Kapal Perang AS Lakukan Provokasi di Laut Hitam, Rusia Siap Merespon

Selasa, 02 November 2021 - 01:30 WIB
loading...
A A A
Armada ke-6 AS mengumumkan di Twitter-nya pada awal pekan ini, bahwa kapal komando andalan mereka, Mount Whitney sedang menuju Laut Hitam untuk operasi bersama dengan pasukan NATO. Pada 30 Oktober, kapal perusak rudal berpemandu AS, Porter memasuki Laut Hitam untuk operasi bersama dengan pasukan aliansi.

Baca: Putin: Pengerahan Rudal AS di Eropa Jadi Ancaman Rusia, S-500 Siap Beraksi

Rusia tentu tak tinggal diam melihat kenyataan ini. Seperti yang ditunjukkan oleh Wakil Ketua Dewan Federasi (Majelis Tinggi Parlemen Rusia) Konstantin Kosachev, operasi gabungan kapal perang AS dengan pasukan NATO di Laut Hitam adalah provokasi yang harus dilihat sehubungan dengan perkembangan di tenggara Ukraina.

“Rusia siap untuk tindakan balasan, jika sebuah kapal perang AS masuk ke perairan laut teritorialnya dan melakukan provokasi di Laut Hitam,” tegas Kosachev kepada Rossiya-24 TV Channel. Menurutnya, tak tertutup kemungkinan Rusia akan melakukan tindakan balasan.

“Tindakan balasan mungkin dilakukan, tetapi saya yakin itu akan digunakan hanya ketika dan jika AS mulai melintasi garis merah dan memprovokasi armada Rusia di wilayah tersebut, mulai melintasi perbatasan laut teritorial kami dan memasuki perairan teritorial kami. Kami telah berulang kali menunjukkan tekad pihak Rusia pada skor ini. Dan, tentu saja, kami akan siap untuk melakukan itu dalam situasi ini," kata senator senior Rusia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved