Tensi di Teluk Memanas, Giliran Kuwait dan UEA Usir Dubes Lebanon

Minggu, 31 Oktober 2021 - 10:39 WIB
loading...
Tensi di Teluk Memanas,...
Pernyataan Menteri Informasi Lebanon George Kurdahi membuat situasi di Teluk Arab memanas. Foto/Al Jazeera
A A A
KUWAIT CITY - Tensi pertikaian di Teluk semakinpanas setelah Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA) mengikuti jejak Arab Saudi dan Bahrain dengan mengusir utusan diplomatik Lebanon . Pertikaian itu dipicu oleh pernyataan seorang menteri Lebanon terkait krisis di Yaman .

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan telah memutuskan untuk memanggil duta besarnya untuk Lebanon guna berkonsultasi dan menuntut kuasa usaha Lebanon untuk angkat kaki dalam waktu 48 jam.

"Ini kelanjutan dari pernyataan negatif Lebanon dan kegagalan untuk mengatasi sikap yang tidak dapat diterima dan dikecam terhadap saudara kami Arab Saudi," bunyi pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Kuwait seperti dikutip dari Miami Herald, Minggu (31/10/2021).

Sedangkan UEA mengatakan memutuskan untuk menarik diplomatnya dari Lebanon dalam solidaritas dengan Arab Saudi. UEA juga melarang warganya bepergian ke Lebanon, seperti dilaporkan kantor berita resmi UEA WAM.

Sebelumnya Menteri Informasi Lebanon George Kurdahi melontarkan pernyataan kontroversial yang mengatakan kelompok pemberontak Yaman, Houthi, membela diri serta menyebut Arab Saudi dan UEA sebagai agresor di Yaman.

Baca juga: Sebut Houthi Membela Diri dari Agresi, Menteri Lebanon Bikin Arab Saudi Naik Pitam

Pernyataan Kurdahi memicu kecaman dari Arab Saudi. Pada hari Jumat, Arab Saudi mengatakan pihaknya menarik duta besarnya dari Lebanon dan memerintahkan utusan Lebanon untuk pergi sebagai bagian dari beberapa langkah yang diambil atas apa yang dianggap Riyadh sebagai pernyataan "ofensif" yang dibuat oleh Kurdahi.

Monarki yang kaya minyak itu juga memberlakukan larangan pada semua ekspor Lebanon.

Arab Saudi adalah pemimpin aliansi militer yang memerangi pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman.

Baca juga: Arab Saudi Usir Dubes Lebanon, Seteru Memanas!

Bahrain, sekutu Arab Saudi lainnya, pada hari Jumat juga mengusir duta besar Lebanon.

Baca juga: Ikuti Arab Saudi, Bahrain Usir Dubes Lebanon

Pemerintah Lebanon sendiri memilih untuk tidak berkomentar, dengan mengatakan bahwa itu adalah pernyataan pribadi Kurdahi yang dibuat sebelum dia diangkat menjadi menteri pada bulan September.

Perselisihan itu terjadi saat Lebanon mengalami krisis ekonomi terburuk sejak perang saudara 1975-1990.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved