Potong Penis 8 Pria di Meja Dapurnya, Tukang Listrik Ini Mengaku Semua Suka Rela

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 13:48 WIB
loading...
Potong Penis 8 Pria...
Pria Jerman diadili dalam kasus pembunuhan setelah memotong penis 8 pria, termasuk satu orang tewas. Foto/news10.com
A A A
BERLIN - Pria Jerman berusia 66 tahun ini mengaku mengebiri 8 pria dengan memotong penis mereka di meja dapurnya. Dia menyangkal tuduhan pembunuhan dan mengatakan ‘prosedur’ pemotongan penis itu bersifat sukarela.

Dia diadili karena dakwaan pembunuhan dan mencabik-cabik alat kelamin beberapa pria lain selama prosedur medis terlarang di rumahnya sendiri. Meski ada satu orang yang mati, dia menyangkal disalahkan sebagai penyebab kematian pasien ilegalnya.

Pria yang berprofesi sebagai tukang listrik itu berusia 66 tahun dan tidak disebutkan namanya secara publik.

Baca juga: Gaya Nyentrik 2 Pangeran Arab yang Kuliah di AS, dari Rambut Dicat hingga Kos di Hotel Mewah

“Dia mengatakan kepada pengadilan Munich pada Kamis bahwa ketika dia melakukan operasi itu, dia melakukannya atas permintaan para pria tersebut,” ungkap laporan Associated Press.

Baca juga: Kisah Tragis Marie Antoinette, Ratu Prancis Ikon Kecantikan yang Dikubur Tanpa Nisan

Pria itu mengakui mengebiri atau menghilangkan sebagian alat kelamin delapan pria antara 2018 dan 2020. Meski demikian, dia menegaskan tidak bertanggung jawab atas kematian satu orang, yang tewas beberapa hari setelah salah satu operasi amatirnya.

Baca juga: Cleopatra Sang Wanita Penakluk, Hidup Penuh Intrik dan Berakhir Tragis

Terdakwa mengklaim bahwa dia awalnya mulai menawarkan layanan seksual melalui situs BDSM untuk mendapatkan uang dan melunasi utangnya.

Kemudian, ide operasi aneh berasal dari 'layanan' tersebut. Dia melakukan operasi di meja dapurnya di rumahnya di kota Markt Schwaben.

“Dia dengan santainya memberi tahu orang-orang yang menjadi korbannya bahwa dia seorang profesional medis yang sah,” tutur laporan DPA, portal berita Jerman.

“Jenazah pria yang meninggal setelah salah satu prosedur operasinya ditemukan di dalam "kotak" oleh polisi sekitar tiga pekan setelah kematiannya,” papar laporan AP.

AP tidak merinci di mana kotak berisi jasad manusia itu ditemukan.

Pria berusia 66 tahun itu didakwa atas pembunuhan pria itu karena kelalaian. Dia dituduh tidak meminta bantuan medis resmi setelah memutilasi penis korbannya dan menyebabkan cedera tubuh yang serius dan berbahaya kepada orang lain.

Sidang perdananya digelar pada Kamis (28/10/2021). Kasusnya mengejutkan warga Jerman dan seluruh dunia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved