Kasus Kematian George Floyd, Pejabat Tinggi UE Kecam Aksi Rasisme
Kamis, 04 Juni 2020 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Ketika ditanya apa komentar demonstrasi di AS, terutama ketika Trump menyerukan tentara untuk terjun, PM Kanada Justin Trudeau sempat memberi jeda selama 21 detik. “Kita semua melihat apa yang terjadi di AS. Saatnya mendorong rakyat bersatu,” katanya. Dia menghindari menyebut Trump secara langsung. (Baca juga: Tiga Polisi Minneapolis Didakwa Atas Kematian George Floyd)
Sementara itu, Maas juga menyerukan kebebasan pers bagi wartawan yang meliput aksi protes tersebut. Maas mengatakan, pemerintah Jerman akan menghubungi pihak berwenang AS untuk menyelidiki dugaan pelanggaran terhadap jurnalis DW yang ditembak proyektil ketika sedang meliput. "Setiap kekerasan yang terjadi dalam konteks ini tidak hanya harus dikritik -di atas semua itu harus ditindaklanjuti dan diselidiki sehingga wartawan dilindungi ketika mereka melakukan pekerjaan mereka," kata Maas.
Jurnalis DW Stefan Simons ditembak oleh polisi dalam dua situasi yang berbeda, saat meliput protes menentang rasisme di Minneapolis, AS. Dia mengenakan jaket pers saat kedua insiden tersebut terjadi dan telah mengidentifikasi dirinya sebagai seorang jurnalis. (Andika H Mustaqim)
Sementara itu, Maas juga menyerukan kebebasan pers bagi wartawan yang meliput aksi protes tersebut. Maas mengatakan, pemerintah Jerman akan menghubungi pihak berwenang AS untuk menyelidiki dugaan pelanggaran terhadap jurnalis DW yang ditembak proyektil ketika sedang meliput. "Setiap kekerasan yang terjadi dalam konteks ini tidak hanya harus dikritik -di atas semua itu harus ditindaklanjuti dan diselidiki sehingga wartawan dilindungi ketika mereka melakukan pekerjaan mereka," kata Maas.
Jurnalis DW Stefan Simons ditembak oleh polisi dalam dua situasi yang berbeda, saat meliput protes menentang rasisme di Minneapolis, AS. Dia mengenakan jaket pers saat kedua insiden tersebut terjadi dan telah mengidentifikasi dirinya sebagai seorang jurnalis. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :