Mayoritas Rakyat AS Dukung Demonstrasi Antirasial
Kamis, 04 Juni 2020 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Trump menyalahkan Gubernur New York Andrew Cuomo atas situasi kekacauan di pusat bisnis AS tersebut. "kerusuhan, tidak ada penegakan hukum dan kerusakan terjadi di New york," kata Trump dilansir Fox News. "Kapan Gubernur Cumo akan meminta bantuan pemerintah federal. New York City tidka terkendali," katanya. (Baca juga: Spike Lee Rilis Film Pendek George Floyd Sebagai Bentuk Protes)
Trump Dikecam
Bahkan, mantan presiden AS George W Bush menyebut AS mengalami kegagalan tragis karena ketidakadilan rasial menyusul aksi demonstrasi yang sudah berlangsung lebih dari satu pekan. "Sungguh suatu kegagalan yang mengejutkan ketika banyak warga Afro-Amerika, khususnya anak muda, diperlakukan kasar dan diancam di negara mereka," kata Bush sebagai bentuk simpati atas kematian George Floyd pada 25 Mei silam.
Dia mengungkapkan, serangkaian tragedi tersebut memunculkan pernyataan, "Bagaimana kita mengadiri rasistem sistemik di masyarakat kita?". "Saat ini bagi AS untuk menguji kegagalan tragis ini," ujarnya.
Kemudian, sutradara film Amerika keturunan Afrika, Spike Lee, menuding tanggapan Presiden Trump terhadap kematian George Floyd, menunjukkan bahwa dia adalah seorang penjahat yang berusaha menjadi diktator. “Rakyat AS sangat marah karena sistem dibentuk untuk membuat mereka gagal,” ujarnya.
Trump Dikecam
Bahkan, mantan presiden AS George W Bush menyebut AS mengalami kegagalan tragis karena ketidakadilan rasial menyusul aksi demonstrasi yang sudah berlangsung lebih dari satu pekan. "Sungguh suatu kegagalan yang mengejutkan ketika banyak warga Afro-Amerika, khususnya anak muda, diperlakukan kasar dan diancam di negara mereka," kata Bush sebagai bentuk simpati atas kematian George Floyd pada 25 Mei silam.
Dia mengungkapkan, serangkaian tragedi tersebut memunculkan pernyataan, "Bagaimana kita mengadiri rasistem sistemik di masyarakat kita?". "Saat ini bagi AS untuk menguji kegagalan tragis ini," ujarnya.
Kemudian, sutradara film Amerika keturunan Afrika, Spike Lee, menuding tanggapan Presiden Trump terhadap kematian George Floyd, menunjukkan bahwa dia adalah seorang penjahat yang berusaha menjadi diktator. “Rakyat AS sangat marah karena sistem dibentuk untuk membuat mereka gagal,” ujarnya.
Lihat Juga :