Presiden Iran: Serangan Siber yang Lumpuhkan Pom Bensin untuk Ciptakan Kekacauan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 19:30 WIB
loading...
Warga Iran anter di pom bensin. FOTO/Straits Times
A
A
A
TEHERAN - Presiden Iran , Ebrahim Raisi mengatakan, serangan siber yang berimbas pada lumpuhnya operasional pompa bensin di seluruh negara itu sejak Selasa (26/10/2021), bertujuan untuk membuat warga Iran marah dengan menciptakan kekacauan dan gangguan. Ia tidak secara khusus menuding pihak tertentu berada di balik serangan siber ini.
"Harus ada kesiapan serius di bidang perang dunia maya dan badan-badan terkait tidak boleh membiarkan musuh mengikuti tujuan mereka yang tidak menyenangkan untuk membuat masalah dalam tren kehidupan masyarakat," tegas Raisi, seperti dikutip dari AP, Rabu (27/10/2021).
Baca: Iran Dituding Gunakan Hukuman Mati sebagai Alat Politik
Sementara Abolhassan Firouzabadi, sekretaris Dewan Tertinggi Dunia Maya, mengaitkan serangan itu dengan serangan lain yang menargetkan sistem kereta api Iran pada bulan Juli. “Kemungkinan penyerangan seperti sebelumnya pada sistem perkeretaapian, dilakukan dari luar negeri,” kata Firouzabadi. Dia menambahkan bahwa penyelidikan atas insiden itu sedang berlangsung.
Serangan siber di Iran memengaruhi 4.300 pompa bensin di negara itu. Beberapa pom bensin masih mengalami kelumpuhan hingga Rabu. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dimulai Selasa, meskipun serangan itu memiliki kesamaan dengan bulan-bulan sebelumnya.
"Harus ada kesiapan serius di bidang perang dunia maya dan badan-badan terkait tidak boleh membiarkan musuh mengikuti tujuan mereka yang tidak menyenangkan untuk membuat masalah dalam tren kehidupan masyarakat," tegas Raisi, seperti dikutip dari AP, Rabu (27/10/2021).
Baca: Iran Dituding Gunakan Hukuman Mati sebagai Alat Politik
Sementara Abolhassan Firouzabadi, sekretaris Dewan Tertinggi Dunia Maya, mengaitkan serangan itu dengan serangan lain yang menargetkan sistem kereta api Iran pada bulan Juli. “Kemungkinan penyerangan seperti sebelumnya pada sistem perkeretaapian, dilakukan dari luar negeri,” kata Firouzabadi. Dia menambahkan bahwa penyelidikan atas insiden itu sedang berlangsung.
Serangan siber di Iran memengaruhi 4.300 pompa bensin di negara itu. Beberapa pom bensin masih mengalami kelumpuhan hingga Rabu. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dimulai Selasa, meskipun serangan itu memiliki kesamaan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Lihat Juga :