Jeff Bezos Ungkap Rencana Bangun Taman Bisnis Luar Angkasa

Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:42 WIB
loading...
Jeff Bezos Ungkap Rencana...
Blue Origin akan mengoperasikan stasiun antariksa bernama Orbital Reef pada akhir dekade ini. Foto/blue origin
A A A
WASHINGTON - Blue Origin, perusahaan pariwisata luar angkasa yang dimiliki Pendiri Amazon Jeff Bezos telah mengumumkan rencana meluncurkan stasiun antariksa komersial.

Bezos mengatakan pada Senin (25/10/2021) bahwa mereka berharap mengoperasikan stasiun antariksa bernama "Orbital Reef" pada akhir dekade ini.

Jeff Bezos Ungkap Rencana Bangun Taman Bisnis Luar Angkasa


Materi promosi yang dirilis perusahaan mengklaim stasiun itu akan menjadi "taman bisnis serba guna" di luar angkasa dan akan menampung hingga 10 orang.

Baca juga: Elon Musk Menuju Status Triliuner Pertama di Dunia Saat Kekayaannya Meroket Cepat

Perusahaan akan bermitra dengan Sierra Space dan Boeing untuk membangun pos terdepan antariksa itu.

Baca juga: Israel Perlu Persiapan Setahun Lebih untuk Bisa Serang Iran Secara Total

Blue Origin mengatakan stasiun seluas 32.000 kaki persegi akan menyediakan lokasi yang ideal bagi pelanggan untuk "pembuatan film dalam gayaberat mikro" atau "melakukan penelitian mutakhir" dan mengatakan itu juga akan mencakup "hotel luar angkasa".

Baca juga: Liar! Legenda NBA Ini Disebut Pernah Tiduri 20.000 Wanita, Hobi Main Threesome

Pada konferensi pers untuk meluncurkan inisiatif tersebut, eksekutif Blue Origin dan Sierra Space menolak memberikan perkiraan biaya pembangunan.

Meski demikian, proyek tersebut tampaknya mendapat pendanaan besar dari Bezos yang telah berkomitmen menghabiskan USD1 miliar per tahun di Blue Origin.

Pengumuman itu muncul saat NASA mencari proposal untuk menggantikan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang telah berusia 20 tahun.

Saat pendanaan untuk ISS telah dijamin hingga setidaknya tahun 2030, pos terdepan umat manusia di luar angkasa itu sangat membutuhkan perbaikan.

Pejabat Rusia sebelumnya telah memperingatkan kosmonotnya dapat meninggalkan ISS pada 2025 karena khawatir peralatan usang dapat memicu insiden besar.

Sebagai tanggapan, NASA mengumumkan rencana awal tahun ini untuk memberikan USD400 juta dalam kontrak swasta kepada perusahaan luar angkasa untuk membantu badan tersebut menggantikan pos terdepan yang sudah tua.

Namun, ada kemungkinan persaingan ketat untuk pendanaan. Awal pekan ini, kemitraan antara Nanoracks, Voyager Space dan Lockheed Martin mengumumkan rencananya sendiri untuk meluncurkan stasiun luar angkasa ke orbit rendah pada 2027.

Blue Origin telah menghadapi beragam situasi sepanjang tahun ini. Peluncuran roket New Shepard yang terkenal, yang memperlihatkan Bezos dan bintang Star Trek William Shatner melesat ke luar angkasa, mendapat perhatian media yang signifikan.

Tetapi perusahaan juga menghadapi tuduhan pelecehan seksual di tempat kerja dan menutup mata terhadap masalah keamanan yang serius dari para mantan karyawan.

Bulan lalu perusahaan kehilangan kontrak NASA senilai USD2,9 miliar yang kemudian diberikan kepada miliarder Space X Elon Musk, salah satu saingan utama Blue Origin dalam perlombaan luar angkasa komersial.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Orienspace China Tantang...
Orienspace China Tantang Dominasi SpaceX di Luar Angkasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved