Kasihan, Survei Sebut Biden Presiden AS Paling Mengecewakan Sejak Perang Dunia II

Senin, 25 Oktober 2021 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Mantan bos Biden, Presiden Barack Obama saat itu, mengalami penurunan 10,1% pada kuartal ketiga masa jabatan pertamanya, tetapi meskipun demikian, hampir 53% responden survei Gallup masih menyetujui penampilan Obama.

Sebagai perbandingan, mantan Presiden Donald Trump dan Bill Clinton melihat peringkat mereka turun masing-masing 4,4 dan 6,8%.

Sebaliknya, George HW Bush dan George W Bush tampil kuat dalam sembilan bulan pertama jabatan mereka, membukukan kenaikan persetujuan masing-masing 12 dan 13,1%.

Bahkan Jimmy Carter, yang satu masa jabatannya sangat tidak populer sehingga Ronald Reagan dari Partai Republik memenangkan 91% suara elektoral dalam pemilu 1980, melihat peringkat persetujuannya turun hanya 8,9% dari kuartal pertama ke kuartal ketiga masa kepresidenannya.

Peringkat persetujuan Biden mulai turun pada Juli dan terus merosot sepanjang musim panas di tengah penarikan AS yang kacau dan mematikan dari Afghanistan, krisis perbatasan Meksiko, dan lonjakan infeksi Covid-19.

Sejak Juni, peringkat persetujuannya dalam jajak pendapat Gallup telah turun dari 56% menjadi 42%.

Seperti Trump, Biden adalah salah satu presiden paling terpolarisasi dalam sejarah AS. Sementara 92% responden Demokrat memberi tahu Gallup bahwa mereka menyetujui kinerja Biden, hanya 4% dari Partai Republik yang setuju.

Kesenjangan 88 poin adalah salah satu yang terbesar dalam lebih dari delapan dekade jajak pendapat Gallup, hanya dilampaui oleh selisih 92 poin pada persetujuan Trump tepat sebelum pemilu 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved