Kasihan, Survei Sebut Biden Presiden AS Paling Mengecewakan Sejak Perang Dunia II

Senin, 25 Oktober 2021 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Para pemilih di tengah, Independen, telah memburuk di Biden. Hanya 34% yang menyetujui kinerja presiden dalam jajak pendapat Gallup terbaru, turun 27 poin sejak Februari dan 21 poin sejak Juni.

Banyak pengamat di media sosial heran bahwa keseluruhan peringkat persetujuan Biden masih bisa di atas 40% atau bahwa 92% Demokrat bisa senang dengan penampilannya.

Faktanya, survei lain menunjukkan peringkat persetujuannya turun lebih rendah. Jajak pendapat Grinnell College yang dirilis pekan lalu mematok persetujuan pemilih terhadap presiden sebesar 37%, sementara Universitas Quinnipiac awal bulan ini mengatakan 38% pemilih menyetujui kinerja Biden.

J Ann Selzer, presiden Selzer & Co yang melakukan jajak pendapat Grinnell mengatakan pemilih Independen menyukai Biden dengan selisih 54%-41% dalam pemilu 2020.

Jika pemilu diadakan lagi hari ini, Trump akan memenangkan suara Independen dengan selisih 45%-28%. “Ini adalah perubahan besar dalam demografi yang membantu membawa Biden menuju kemenangan,” papar Selzer.

Jajak pendapat Grinnell juga menunjukkan bahwa 52% orang Amerika percaya sistem pemerintahan demokratis AS berada di bawah “ancaman besar.”

Sekali lagi, pemilih terpolarisasi, dengan 71% dari Partai Republik dan hanya 35% dari Demokrat mengatakan bahwa demokrasi menghadapi ancaman besar.

Faktanya, lebih dari 80% Independen mengatakan demokrasi Amerika berada dalam ancaman besar atau kecil, dibandingkan kurang dari 20% yang mengatakan mereka tidak melihat alasan untuk khawatir.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved