Puluhan Ribu Demonstran di London Protes Kematian Floyd

Kamis, 04 Juni 2020 - 03:01 WIB
loading...
Puluhan Ribu Demonstran...
Demonstran berpawai di Hyde Park, London, Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Puluhan ribu orang meneriakkan “tak ada keadilan, tak ada perdamaian, tak ada polisi rasis” saat pawai melintasi pusat kota London pada Rabu (3/6).

Mereka mengecam rasisme setelah kematian warga kulit hitam George Floyd oleh polisi kulit putih di Minneapolis. Floyd tewas setelah polisi itu menekan lehernya dengan lutut hingga tak bisa bernafas.

Kematian Floyd memicu protes anti-rasisme terbesar di Amerika Serikat (AS) sejak era hak asasi sipil 1960-an. Unjuk rasa juga muncul di kota-kota penjuru dunia sebagai bentuk solidaritas.

Demonstran di London meneriakkan “George Floyd” dan “Black Lives Matter” saat mereka berpawai melintasi pusat kota.

Di Lapangan Parlemen, Lapangan Trafalgar dan lokasi lain, ribuan orang berlutut dengan satu lutut, sebagai bentuk protes yang disebut “berlutut” yang digunakan pesepakbola AS, Colin Kaepernick untuk mengecam kebrutalan polisi pada warga kulit hitam.

Beberapa demonstran mendesak polisi di sepanjang rute pawai untuk berlutut, dan beberapa polisi melakukannya. (Baca Juga: Taiwan Desak China Minta Maaf atas Pembantaian Lapangan Tiananmen)

“Ini telah bertahun-tahun terjadi, bertahun-tahun supremasi kulit putih,” ujar manajer proyek Karen Koromah pada Reuters.

“Kami datang ke sini bersama teman-teman kami untuk memperingatkan, membuat kebisingan, untuk melucuti sistem supremasi,” kata Koromah yang memperingatkan Inggris dapat menghadapi masalah seperti di AS. (Baca Juga: Paus Francis Serukan Rekonsiliasi Nasional di Amerika Serikat)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved