AS Tak Setuju Israel Nyatakan 6 LSM Palestina sebagai Organisasi Teroris
Minggu, 24 Oktober 2021 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Tapi, sumber senior kementerian pertahanan Israel mengatakan, bahwa para pejabat AS telah diberi peringatan sebelumnya tentang niat Israel untuk membuat pengumuman mengenai klasifikasi 6 LSM Palestina sebagai cabang PFLP dan bahwa Washington diberi informasi intelijen tentang masalah.
Sumber tersebut mengatakan bahwa 6 LSM itu beroperasi "sebagai jaringan terorganisir" yang dipimpin oleh PFLP dan telah terlibat dalam eksekusi serangan teror.
Baca: Israel Nekat Bangun 3.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat Meski Ditekan AS
Shin Bet menyelidiki 6 LSM itu antara Maret hingga Mei tahun ini dan menemukan fakta bahwa mereka mengumpulkan dan mencuci uang, serta memalsukan dokumen untuk membantu PFLP, merekrut aktivis untuk bergabung dengan kelompok dan menyaksikan beberapa pertemuan anggota kelompok senior, termasuk individu yang dihukum karena kejahatan. terorisme, di kantor-kantor milik enam LSM.
“Organisasi-organisasi yang tergabung dalam Front Populer ini terhubung satu sama lain dan merupakan urat nadi organisasi, secara ekonomi dan organisasional,” kata sumber itu. Dalam siaran pers hari Jumat, Kementerian Pertahanan menuduh bahwa LSM melayani kepemimpinan PFLP dan mengejar kepentingannya dalam skala global.
Sumber tersebut mengatakan bahwa 6 LSM itu beroperasi "sebagai jaringan terorganisir" yang dipimpin oleh PFLP dan telah terlibat dalam eksekusi serangan teror.
Baca: Israel Nekat Bangun 3.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat Meski Ditekan AS
Shin Bet menyelidiki 6 LSM itu antara Maret hingga Mei tahun ini dan menemukan fakta bahwa mereka mengumpulkan dan mencuci uang, serta memalsukan dokumen untuk membantu PFLP, merekrut aktivis untuk bergabung dengan kelompok dan menyaksikan beberapa pertemuan anggota kelompok senior, termasuk individu yang dihukum karena kejahatan. terorisme, di kantor-kantor milik enam LSM.
“Organisasi-organisasi yang tergabung dalam Front Populer ini terhubung satu sama lain dan merupakan urat nadi organisasi, secara ekonomi dan organisasional,” kata sumber itu. Dalam siaran pers hari Jumat, Kementerian Pertahanan menuduh bahwa LSM melayani kepemimpinan PFLP dan mengejar kepentingannya dalam skala global.
(esn)
Lihat Juga :