Qiyadat Global-Georgetown Gelar Upacara Wisuda Pascasarjana Kepemimpinan Perempuan
Minggu, 24 Oktober 2021 - 07:50 WIB
loading...
Qiyadat Global-Georgetown gelar upacara wisuda pascasarjana kepemimpinan perempuan. Foto/Istimewa
A
A
A
RIYADH - Program kerja sama pendidikan antara Arab Saudi - Amerika Serikat (AS) untuk pemberdayaan perempuan guna memimpin di seluruh dunia akan mewisuda lulusan pertamanya untuk program pascasarjana kepemimpinan perempuan. Upacara wisuda program Qiyadat Global-Georgetown untuk pemberdayaan perempuan akan berlangsung pada Senin (25/10/2021) esok di kantor pusat Saudi Press Agency (SPA) di Riyadh, Arab Saudi.
"Upacara wisuda akan menghormati lebih dari 200 lulusan dari lebih dari 20 negara yang telah menyelesaikan program akademik yang ketat yang membahas keterampilan kepemimpinan dalam pengambilan keputusan, manajemen perubahan organisasi dan kinerja organisasi serta interaksi dengan pemangku kepentingan," demikian pernyataan Kementerian Pendidikan Arab Saudi yang diterima Sindonews, Minggu (24/10/2021).
Menurut Kementerian Pendidikan Arab Saudi para lulusan berasal dari beragam bidang di organisasi swasta, publik dan non-profit.
"Bidang keuangan, misalnya, menempati urutan teratas dengan 16% lulusan, disusul pendidikan (14%), kesehatan (12%), energi (10%), kimia (6%), kemudian teknologi (5%). ) dan media dan komunikasi (3,5%). Adapun kualifikasi siswa saat masuk, mereka termasuk gelar sarjana (pada 42%); master (47%); Ph.D. (9%); dan sertifikat medis (2%)," terangnya.
Baca juga: Pantai Bikini, Gebrakan Mohammed bin Salman untuk Arab Saudi yang Bebas
Kemitraan antara Qiyadat Global di Arab Saudi dan Universitas Georgetown yang bereputasi melalui sekolah bisnisnya, departemen Custom Executive Education telah terakreditasi secara mendalam dan signifikan serta sejalan dengan sejarah kedua pihak dalam pemberdayaan perempuan.
"Upacara wisuda akan menghormati lebih dari 200 lulusan dari lebih dari 20 negara yang telah menyelesaikan program akademik yang ketat yang membahas keterampilan kepemimpinan dalam pengambilan keputusan, manajemen perubahan organisasi dan kinerja organisasi serta interaksi dengan pemangku kepentingan," demikian pernyataan Kementerian Pendidikan Arab Saudi yang diterima Sindonews, Minggu (24/10/2021).
Menurut Kementerian Pendidikan Arab Saudi para lulusan berasal dari beragam bidang di organisasi swasta, publik dan non-profit.
"Bidang keuangan, misalnya, menempati urutan teratas dengan 16% lulusan, disusul pendidikan (14%), kesehatan (12%), energi (10%), kimia (6%), kemudian teknologi (5%). ) dan media dan komunikasi (3,5%). Adapun kualifikasi siswa saat masuk, mereka termasuk gelar sarjana (pada 42%); master (47%); Ph.D. (9%); dan sertifikat medis (2%)," terangnya.
Baca juga: Pantai Bikini, Gebrakan Mohammed bin Salman untuk Arab Saudi yang Bebas
Kemitraan antara Qiyadat Global di Arab Saudi dan Universitas Georgetown yang bereputasi melalui sekolah bisnisnya, departemen Custom Executive Education telah terakreditasi secara mendalam dan signifikan serta sejalan dengan sejarah kedua pihak dalam pemberdayaan perempuan.
Lihat Juga :