Dokumen dari Hari-hari Terakhir Hitler di Bunker Diungkap Sejarawan

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:44 WIB
loading...
Dokumen dari Hari-hari...
Sejarawan ungkap dokumen dari hari-hari terakhir pemimpin Nazi, Adolf Hitler, di bunker. Foto/Ilustrasi
A A A
BERLIN - Cahaya baru atas peristiwa yang terjadi di Berlin, Jerman selama hari-hari terakhir Perang Dunia II berhasil diungkap ke publik berkat upaya sejarawan Xavier Aiolfi dan Paul Villatoux. Keduanya berhasil mendapatkan sejumlah dokumen yang dikirim dari bunker pemimpin Nazi , Adolf Hitler , sepanjang waktu itu.

Menurut surat kabar Inggris, Daily Mail, sekitar 70 dokumen ditemukan pada November 1945 di kantor sekretaris pribadi Hitler, Martin Bormann, oleh Kapten Michel Leroy. Leroy adalah tentara Prancis yang mendobrak bunker pada akhir Perang Dunia Kedua dan memegang surat-surat itu sampai kematiannya.

“Hal-hal kacau di sini. Chief akan tetap di sini tidak peduli apa pun. Suasananya jelas,” bunyi salah satu dokumen, sebuah telegram yang dikirim oleh Bormann setelah Hitler mengumumkan bahwa dia akan bunuh diri daripada melarikan diri dari Berlin seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Cerita Nazi: Saat Hitler Mengirim Para Ilmuwan ke Himalaya Mencari Asal Ras Arya

Dokumen lain adalah gambar pedih bunga dan serangga berwarna-warni yang dibuat oleh putri Bormann.

Memperhatikan bahwa dokumen-dokumen ini luar biasa karena hampir semua yang ada di bunker dibakar agar tidak jatuh ke tangan pasukan Soviet, Aiolfi menyebut dokumen-dokumen ini saksi nyata sejarah.

"Lebih dari 75 tahun setelah peristiwa itu, mereka masih berbau lembab dan memiliki bekas terbakar," ujarnya.

"Mereka memiliki signifikansi politik yang cukup besar karena mereka milik Martin Bormann, yang merupakan pelaksana tak terpisahkan dari rencana Hitler," tuturnya.

Baca juga: Inilah 'Kubus Heisenberg', Indikasi Rezim Hitler Coba Bikin Bom Nuklir

Aiolfi juga menunjuk ke dokumen tertentu yang disebutnya paling simbolis: sebuah telegram di mana Hitler menyampaikan perintah terakhirnya untuk mempertahankan Berlin.

"Dia menggerakkan unit-unit yang tidak lagi ada atau tidak lagi dapat mencapai kota, namun dia tetap yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkan pasukannya," renung sejarawan itu.

"Jelas dari perintah ini bahwa dia masih percaya dia bisa memenangkan Pertempuran Berlin dan mengalahkan Soviet. Dia pikir ini akan menempatkannya pada posisi yang kuat untuk merundingkan perjanjian damai dan mengubah Sekutu melawan Rusia," tuturnya.

Dokumen-dokumen tersebut sekarang telah disajikan dalam sebuah buku oleh Aiolfi dan Villatoux, berjudul “Arsip Terakhir Fuhrerbunker.”

Baca juga: 6 Harta Karun Legendaris Dunia Ini Belum Ditemukan, Nomor 4 Emas Nazi di Danau Toplitz
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved