Ditekan ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan 5.000 Demonstran yang Ditahan Sejak Kudeta
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
NUG adalah aliansi luas kelompok anti-kudeta yang mencakup anggota partai berkuasa yang digulingkan Suu Kyi. Kelompok tersebut telah mendukung pelatihan dan pembentukan milisi yang disebut "Angkatan Pertahanan Rakyat" dan telah menyatakan pemberontakan nasional terhadap kekuasaan militer.
Pelapor Khusus PBB Tom Andrews di Twitter menyambut baik pembebasan itu. Namun, ia tetap memandang penahanan itu sebagai sikap “keterlaluan”, bahwa mereka ditahan di tempat pertama. “Junta membebaskan tahanan politik di Myanmar bukan karena perubahan hati, tetapi karena tekanan,” katanya.
Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah kelompok nirlaba yang telah mendokumentasikan pembunuhan dan penangkapan sejak kudeta pada bulan Februari, mengatakan, bahwa pada Selasa malam sekitar 40 orang telah ditahan kembali, setelah mereka dibebaskan.
Media lokal, termasuk Democratic Voice of Burma dan Khit Thit Media, juga melaporkan beberapa orang ditangkap kembali. “Mereka datang kepada saya hari ini dan mengatakan mereka akan membawa saya pulang, itu saja,” Monywa Aung Shin, juru bicara partai Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Suu Kyi.
Pelapor Khusus PBB Tom Andrews di Twitter menyambut baik pembebasan itu. Namun, ia tetap memandang penahanan itu sebagai sikap “keterlaluan”, bahwa mereka ditahan di tempat pertama. “Junta membebaskan tahanan politik di Myanmar bukan karena perubahan hati, tetapi karena tekanan,” katanya.
Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah kelompok nirlaba yang telah mendokumentasikan pembunuhan dan penangkapan sejak kudeta pada bulan Februari, mengatakan, bahwa pada Selasa malam sekitar 40 orang telah ditahan kembali, setelah mereka dibebaskan.
Media lokal, termasuk Democratic Voice of Burma dan Khit Thit Media, juga melaporkan beberapa orang ditangkap kembali. “Mereka datang kepada saya hari ini dan mengatakan mereka akan membawa saya pulang, itu saja,” Monywa Aung Shin, juru bicara partai Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Suu Kyi.
(esn)
Lihat Juga :