Hanya Bisa Bahasa Rusia, Miss Universe Ukraina Bikin Sewot Satu Negara

Rabu, 20 Oktober 2021 - 21:01 WIB
loading...
Hanya Bisa Bahasa Rusia,...
Miss Universe Ukraina Anna Neplyakh. Foto/instagram/Neplyah
A A A
KIEV - Pemenang kompetisi Miss Universe Ukraina Anna Neplyakh yang baru dinobatkan telah memicu kritik dari kubu nasionalis karena dia menjadi penutur asli bahasa Rusia.

Kritik keras itu muncul di tengah gelombang pembatasan yang diberlakukan Ukraina pada bahasa Rusia.

Model berusia 27 tahun yang meraih gelar pada upacara pada Jumat (15/10/2021), serta mendapat penghargaan Miss Audience Choice itu memakai media sosial untuk membela diri setelah menjadi sasaran kritik pedas.

Baca juga: Dua Jet Tempur Rusia Cegat 2 Pembom AS di Atas Laut Hitam

Model itu mengatakan dia telah menerima banyak komentar negatif pekan ini karena menulis dalam bahasa Rusia di saluran media sosialnya.

Baca juga: Tegang, Kapal Selam Swedia Pasang Torpedo Aktif Seiring Latihan Perang Rusia

“Selama beberapa hari terakhir, saya telah menerima sejuta tuduhan bahwa saya menulis posting dan berbicara bahasa Rusia di blog saya, di mana 90% audiensnya adalah orang Rusia,” ujar dia dalam video yang diposting ke Instagram.

Baca juga: Pertama di Dunia dan Berhasil! Ginjal Babi Dicangkokkan ke Manusia

Menurutnya, dia berkomunikasi dalam bahasa ibunya “karena saya tidak tahu bahasa Ukraina.”

Dia beralih ke bahasa resmi Kiev untuk pernyataan itu dalam upaya menenangkan para aktivis.

Neplyakh juga menyatakan dia dibesarkan dalam keluarga berbahasa Rusia di Dnipropetrovsk, di mana sebagian besar penduduknya berbicara bahasa Rusia.

Dia yakin memiliki hak “untuk mengekspresikan dirinya dalam bahasa yang paling nyaman.”

Sejak 2014, para pemimpin pasca-Maidan di Ukraina telah memberlakukan serangkaian tindakan berturut-turut yang dirancang untuk mendorong bahasa Rusia keluar dari kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, faktanya bahasa Rusia diucapkan secara asli oleh satu dari tiga orang dan hampir semua orang Ukraina dapat berkomunikasi dalam bahasa Rusia.

Situs berita dan stasiun televisi berbahasa Rusia telah menjadi sasaran kritik, sementara pekerja layanan publik dilarang menyapa pelanggan dalam bahasa Rusia dan hanya dapat beralih ke bahasa Rusia atas permintaan klien mereka.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved