Hapus Sensor Video Porno dengan AI, Pria Jepang Diciduk Polisi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 00:45 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pengacara kejahatan dunia maya mengatakan kepada Vice News, yang dinukila Russia Today, Rabu (20/10/2021), bahwa penangkapan Nakamoto adalah kasus pertama di Jepang di mana polisi telah menangkap pengguna AI. Ia menambahkan bahwa tidak ada undang-undang khusus mengkriminalisasi penggunaan AI untuk membuat gambar seperti itu.
Selama bertahun-tahun, pengguna internet yang paham AI telah menggunakan teknik deepfake untuk memaksakan wajah yang berbeda pada tubuh aktris porno. Kreasi dari tangan-tangan jahil ini menghasilkan ribuan video rekayasa yang konon menunjukkan selebriti papan atas dalam adegan seksual.
Baca juga: Kisah Perjuangan Mia Khalifa Menghapus Citranya sebagai Bintang Film Dewasa
Tahun lalu, tiga pria Jepang dari Tokyo ditangkap karena pencemaran nama baik setelah membuat dan menjual 215 video eksplisit menggunakan wajah selebriti palsu.
Selama bertahun-tahun, pengguna internet yang paham AI telah menggunakan teknik deepfake untuk memaksakan wajah yang berbeda pada tubuh aktris porno. Kreasi dari tangan-tangan jahil ini menghasilkan ribuan video rekayasa yang konon menunjukkan selebriti papan atas dalam adegan seksual.
Baca juga: Kisah Perjuangan Mia Khalifa Menghapus Citranya sebagai Bintang Film Dewasa
Tahun lalu, tiga pria Jepang dari Tokyo ditangkap karena pencemaran nama baik setelah membuat dan menjual 215 video eksplisit menggunakan wajah selebriti palsu.
(ian)
Lihat Juga :